Empat Peristiwa Suka

Suka dan Duka berbanding lurus  dalam setiap kehidupan kita. Ada kalanya duka dan ada juga suka, silih ganti. Seperti pada tanggal 2 dan 3 September 2022 ini, telah terjadi peristiwa adat di lingkungan Keluarga Manihuruk baik di Jabodetabek maupun di luar Jabodetabek.

Penutup acara, berfoto bersama

Jum’at, 02 September 2022;

Peristiwa suka dimaksud adalah pemberkatan nikah Kudus; Tongam Valentino Manihuruk dengan Fernyati Octaviani br. Situmorang dan setelah pemberkatan acara dilanjutkan dengan acara adat pernikahan Batak Toba di rumah Keluarga AE Manihuruk/br. Sihaloho (Op. Tunggul) Jln. Prambanan 12 Menteng Jakarta Pusat. Acara demi acara berlangsung lancar dan selesai tepat pukul 16.30 WIB.

Rici Hutagalung dengan Wenny Cynthia Romatua br. Manihuruk.

Jum’at, 02 September 2022;

di Pematang Siantar Sumatera Utara, pemberkatan nikah Rici Hutagalung, SP dengan Wenny Cynthia Romatua br. Manihuruk, S. Kep di Gereja HKBP Dame Jln. Asahan No. 42 P. Siantar. Dan acara adat dilanjutkan ke SOPO GODANG HKBP Jln. Gereja No. 35 P. Siantar Sumatera Utara. Suhut par Boru: Drs. Wilson Simanihuruk/Dra. Junidar br. Sipayung (Am. Wenny) – P. Siantar.

Rici Hutagalung dengan Wenny br. Manihuruk

Atas nama Admin, kami menyampaikan selamat menempuh hidup baru semoga tetap bahagia dan harmonis sampai Saurmatua. Amin

Daniel Tambunan dengan Angela br. Manihuruk

Keluarga Suhut par Boru

Manihuruk par Balige dan Medan

Dan peristiwa gembira ketiga pada tanggal 03 September 2022 terjadi di Balige Kabupaten Toba. Yaitu pemberkatan nikah Kudus antara Daniel Tambunan dengan Angela br. Manihuruk di Gereja HKBP Tambunan Balige dan dilanjutkan dengan acara adat di Sopo Godang HKBP Balige Kabupaten Toba.

Ridho Manihuruk dengan Hermika Yel Debora br. Manik

Hari yang sama peristiwa suka keempat terjadi di Jabodetabek sesuai jadwal Kalender Adat Keluarga Manihuruk, antara lain kegiatan Patua Hata Marhusip dengan marga Manik par Boru di Aula HKBP Ebenezer Pondok Kopi Jakarta Timur. Acara dimulai pukul 10.00 WIB dan setelah acara Marhusip selesai maka masing-masing kedua belah pihak Suhut langsung melanjutkan pembagian tugas, atau lazim disebut Martonggo Raja dan Marria Raja. Setelah hasil kesepakatan pada acara Patua Hata Marhusip, bahwa Rumang ni Ulaon pada pesta unjuk tanggal 08 Oktober 2022 adalah Taruhon Jual , artinya pihak par Anak yang menjadi tuan rumah. Namun sedikit ada perbedaan dengan adat ni par Boru (Pakkat), selain dari Sinamot masih ada Surung Surung ni Inanta Pangintubu berupa benda (gelang emas?). Dan baru kali ini terjadi terhadap Keluarga.

Pasahat TUMPAK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.