BERITA DUKACITA

Nunga jumolo dijou Tuhanta tu lambungna sahalak Ama natahaholongi ima Amang :
Nelson Saragih Manihuruk (Op. Bonardo Doli)
Tutup Usia: 84 Tahun.
Minggu, 03 Mei 2026, Pukul: 18.32 WIB
di RS Duren Sawit Kalimalang Jakarta Timur.
na nihabaluhon ni Inang Boru Sinaga (Op. Bonardo Boru)

Almarhum adalah Orangtua :
1. Kel. Sonny Monang Saragih Manihuruk/br. Purba (Bp. Atalia)
2. Kel. Tumurang/br Manihuruk
3. Kel. Budi Naibaho/br. Manihuruk
4. Kel. Adrian br. Jawa
Rumah Duka:
Kafernaum Pondok Kelapa Jakarta Timur.
Acara Tonggo Raja:
Hari : Selasa
Tgl. : 5 Mei 2026
Ulaon Adat :
Hari : Rabu
Tgl : 06 Mei 2026

Punguan PRSBB Jabodetabek
Dohot marhabot ni roha,sai tibu tarapul sude Keluarga natinadinghonna jala denggan mardalan sude Ulaon partuatna.

Sumber Info:
Pengurus Wilayah Jakarta Timur 1 Punguan PRSBB Jabodetabek.

KEGIATAN ADAT MANIHURUK

Sesuai Kalender Adat Keluarga Manihuruk pada hari Sabtu, 02 Mei 2026 telah dilaksanakan kegiatan adat antara lain; Patua Hata Marhusip (Konfirmasi dan Lamaran) Keluarga Lumban Tobing, sebagai pihak Suhut par Anak datang ke rumah marga Manihuruk, di Aula Gereja HKBP Paledang Kota Bogor Jawa Barat, sebagai sikkat ni bagas Keluarga Manihuruk sebagai Suhut par Boru. Acara berjalan lancar sesuai konsep kedua belah pihak setelah masing-masing pihak saling menyesuaikan konsep acara berdasarkan rumang ni ulaon, TARUHON JUAL. Artinya Tuan rumah pada acara adat pernikahan Batak Toba adalah keluarga par Anak marga Lumban Tobing.

Sebelah kiri Kel. Lumban Tobing

Setelah kedua belah pihak Suhut, baik par Anak dan par Boru sudah sepakat dengan konsep untuk dilaksanakan di acara pesta unjuk, maka kesepakatan tersebut harus dimateraikan dengan bahasa Adat, INGOT-INGOT, dengan tujuan bahwa semua Peserta pada acara lamaran, MARHUSIP tidak ada yang lupa akan konsep adat yang telah disepakati bersama.

Perlu disampaikan bahwa Suhut par Boru; Kel. Prof. Mudin Manihuruk/br. Situmorang domisili Kota Bengkulu dan Suhut par Anak tinggal di Kota Bogor Jawa Barat.

Kemudian Kalender Adat kedua yang terjadi di Keluarga Manihuruk adalah kegiatan Adat 3M (Marhusip, Martumpol, Martonggo Raja) antara Keluarga K. Sagala/br. Manihuruk dengan Keluarga Ginting/br. Barus. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gereja HKBP Jatiasih Kota Bekasi. Posisi Adat Marga Manihuruk adalah sebagai HULAHULA.

MUSIBAH KEBAKARAN

Kamis, 30 Maret 2026.

Keluarga Manihuruk mengalami kebakaran rumah di Huta Lumban Rango Sidabagas Kecamatan Pangururan Samosir. Andapun keluarga yang mengalami musibah tersebut adalah Keluarga Peran Manihuruk/br. Situmorang (Am. Yunika ). Rumah tersebut merupakan peninggalan Ompung mereka.

Dan Keluarga Manihuruk khususnya yang berada di Samosir melalui Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere (Punguan PRSBB) Samosir mengunjungi lokasi kebakaran dan sekaligus menyampaikan songon ganti ni boras pir, sebagai wujud kepedulian terhadap Keluarga yang mengalami musibah tersebut. Semoga Keluarga tabah dan kiranya cepat dibangun kembali.

Mewakili Keluarga: Am. Yunika menerima ganti ni boras pir dari Pengurus