KELUARGA MANIHURUK JABODETABEK

Pantaslah kita bersyukur atas berkat Tuhan atas jawaban doa kita, bahwa masa pandemi Covied 19 sudah lenyap dari muka bumi ini. Dan jangan lupa tetap dibawakan dalam doa kiranya virus Covied 19 tidak muncul lagi ke permukaan bumi ini., sehingga kita bebas melakukan aktivitas dengan tata muka. Seperti kegiatan Keluarga Manihuruk Jabodetabek sudah mulai lagi mengadakan pertemuan dengan tatap muka.

Mulai Kamis, 18 Mei 2023 Punguan bersama Wilayah Jakarta Timur 1 dan Arisan Turbayo berkunjung kepada Keluarga J. Rajagukguk/br. Manihuruk (Am. Felicia) – Tipar Cakung Jakarta Timur berkaitan dengan meninggalnya Orangtua mereka pada minggu-minggu kemarin di Kota Jambi. Seperti biasanya setelah selesai menyampaikan kata-kata penghiburan, maka Pengurus menyampaikan hak mereka sesuai AD/ART dengan harapan Keluarga yang ditinggal Almh semakin semangat cepat terhibur.

Pengurus Pusat dan Wilayah menyerahkan hak Anggota berupa uang duka.

Dan kegiatan berikutnya adalah kunjungan kasih kepada Keluarga Ny. Toyo Sitorus br. Manihuruk (Nai Shela) di Tipar Cakung Jakarta Timur, dimana pada awal Mei 2023 Amang Toyo Sitorus (46 Tahun) telah berpulang ke rumah Bapa di Surga di P. Siantar, saat sedang berkunjung ke Tigadolok Kab. Simalungun SUMUT.

Pengurus Wilayah, Ap. Weldo menyerahkan uang duka dan ganti ilu manetek.

Sesuai maksud dan tujuan kunjungan Keluarga Manihuruk secara bergantian menyampaikan kata-kata penghiburan dan diakhiri oleh Pengurus Wilayah dan Pusat dengan menyampaikan hak Anggota sesuai AD/ART Penguan berupa uang duka dan sebagai pengganti ilu manetek turut berdukacita dari Keluarga Besar Manihuruk Jabodetabek melalui media WhatsApp/GroupWA telah terkumpul sejumlah uang untuk diteruskan kepada Keluarga yang berdukacita dengan harapan kiranya Keluarga yang ditinggal Alm. cepat terhibur dan semakin semangat melakukan aktivitas masing-masing sehari-harinya.

Kegiatan kewilayahan lainnya ada Wilayah Jakarta Timur Dua. Termotivasi dengan wilayah – wilayah lainnya yang terlebih dahulu memulai kegiatan bulanannya seperti kegiata arisan, gathering Keluarga ke luar Kota, Puncak maka Wilayah Jakarta Timur Dua belum terlambat untuk memulai dan merancang kegiatan kewilayahan pada masa yang akan datang, dengan dasar seperti orang-orang tua bilang, lebih baik terlambat daripada tidak berbuat sama sekali.

Sedang menyusun agenda kegiatan kewilayahan.

Pertemuan pertama dilaksanakan di kediaman Amang Ketua Wilayah Jakarta Timur Dua, Saidin Manihuruk, M. Pd/br. Sipahutar (Am. Allfrisky) di Ciracas Jakarta Timur. Untuk itu Kami sangat mendukung kegiatan yang telah disepakati bersama oleh Pengurus Wilayah Jakarta Timur bersama Anggota. Semoga lancar dan sukses serta makin solid hubungan antar Anggota Punguan. Amin

KUNJUNGAN KASIH KARENA BERDUKA

Minggu, 14 Mei 2023;

Keluarga Manihuruk bersama Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere (Punguan PRSBB) Jabodetabek, Wilayah Jakarta Timur 1 dan Arisan Keluarga mengadakan kunjungan kasih berkaitan dengan kepergian Amang Saljaik Manihuruk (Am. Okta) untuk selamanya bersama Bapa di surga.

Penyerahan Kewajiban Punguan

Melalui acara tersebut Keluarga Manihuruk bersama Boru menyampaikan kata-kata penghiburan kepada Keluarga yang ditinggal; Inang Nai Okta br. Situngkir bersama 4 orang anak-anak yang masih duduk di bangku kuliah dan sekolah menengah. Kiranya dengan kehadiran Punguan, Keluarga dapat terhibur dan kembali semangat memulai kegiatan masing-masing dengan suasana baru. Tetap saling mendukung satu dengan yang lain. Dan sebagai kepedulian Keluarga Manihuruk, melalui Punguan menyerahkan hak Anggota dan sekaligus juga menggenapi ilu manetek  yang sebagai telah diserahkan ketika acara adat menuju pemakaman.

Keluarga Mangampu

MANGAIN BORU SORANG MAGODANG

Sabtu, 06 Mei 2023;

Adong do hata ni Natuatua na mandok; Hot pe jabui, hot doi margulang gulang, sian dia pe Bere mangalap boru, tong doi boru ni Tulang.

Pepatah inilah yang menjadi acuan untuk kegiatan adat antara Keluarga Manihuruk dengan marga Simanjuntak sebagai Hulahula ni Keluarga Ir. Jonly Manihuruk/br. Simanjuntak (Am. Dion – Pondok Bambu Jakarta Timur) selaku SUHUT pada acara tersebut, yang berencana menikahkan anaknya nomor satu, Dion Manihuruk.

Dion Manihuruk telah menjalin hubungan dengan boru sileban, yang tidak punya marga, bukan orang Batak Tapanuli, Anggie Hendrata dari Kota Madiun Jawa Timur, dimana kedua insan ciptaan Tuhan ini, bahwa perjodohan mereka dapat dikatakan rahasia Tuhan Sang Pencipta. Tak satu pun kita manusia di atas bumi ini, tidak tahu jodoh seseorang, namun Kita hanya boleh bermohon kepada-Nya, Tuhan tunjukkanlah jodoh saya yang dapat mencintai saya untuk selama-lamanya.

Anggie Boru Simanjuntak dengan Dion Manihuruk

Setelah mereka sudah saling yakin satu dengan pasangannya, bahwa pernikahan mereka berdasarkan Adat Batak Toba, setelah sudah mendapatkan pemberkatan dari Gereja. Nah untuk itulah pada hari Sabtu, 6 Mei 2023 sepakat mengangkat marga kepada Anggie, menjadi Boru Simanjuntak, sebagai pilihan/permohonan prioritas pertama dengan alasan marha ibunda Dion adalah marga Simanjuntak. Jadi Dion dalam kekerabatan Batak hubungan mereka MARPARIBAN, mangalap boru Tulang. Kenapa harus dibuat/diangkat marga, karena dalam Adat Batak harus bermarga Batak baik par Boru maupun par Anak. Prosesi penyematan marga tersebut dalam bahasa Adat disebut MANGAIN bagi perempuan bukan orang Batak dan Patampe marga jika calon mempelai Laki-laki.

Setelah MANGAIN acara adat dilanjutkan dengan kegiatan Patua Hata Marhusip dengan tujuan Keluarga Manihuruk dengan marga Simanjuntak akan menyelenggarakan adat pernikahan secara Adat Batak Toba. Dan dalam acara ini ditentukan siapa yang menjadi Tuan Rumah dan lain-lain yang berkaitan dengan adat Batak Toba. Apa yang menjadi kewajiban dan hak kedua belah pihak, akan dibahas pada acara tersebut untuk dilakukan pada hari pemberkatan.