KEGIATAN WILAYAH PUNGUAN PRSBB

Khususnya komunitas Keluarga Manihuruk yang di Jabodetabek dengan nomenklatur Punguan Pomparan Raja Simanihuruk, Boru Bere (Punguan PRSBB) Jabodetabek terdiri dari 12 Wilayah. Setiap wilayah sudah membuat jadwal kegiatan tiap bulan dan atau triwulan.

Ibadah yang dipimpin oleh St. Ny. Manihuruk br. Purba (Mama Bona)

Minggu, 20 Oktober 2024 Giliran Wilayah Bekasi 2, mengadakan pertemuan tatap muka di rumah salah satu Anggota. Pada pertemuan tersebut dimanfaatkan membicarakan tentang kegiatan internal wilayah Bekasi 2 dan tak lupa juga mereka membicarakan dukungan ke Panitia Pesta Manihuruk Tahun 2025 di Harapohan Samosir, sebagai realisasi Proposal Panitia Pesta yang sudah disebarkan ke semua Wilayah dan Arisan par Ompu-Ompu.

Kemudian pada hari dan tanggal yang sama Wilayah Depok mengadakan pertemuan tatap muka juga, namun pertemuan mereka tidak tiap bulan melainkan per triwulan saja. Dan mereka mengadakan pertemuan out door, seperti Lapo yang lokasi di sekitaran Depok Dsk. Untuk kali ini  mereka bertemu di LAPO DEAR Jalan Juanda Kota Depok.

 

KEGIATAN KEWILAYAHAN

Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere (Punguan PRSBB) Jabodetabek terdiri dari 12 Wilayah. Setiap wilayah telah membuat jadwal pertemuan tatap muka dengan kegiatan sosial seperti ARISAN.
Minggu, 06 Oktober 2024 ada 2 wilayah dari 12 Wilayah mengadakan pertemuan rutin, seperti wilayah Tangerang untuk pertemuan tatap muka bulan Oktober 2024 giliran Keluarga D. Sinaga/Manihuruk (Am. Defi) menjadi Tuan Rumah.

Dan Wilayah kedua adalah Bekasi 1 di kediaman Keluarga Walken Sipayung/br. Manihuruk (Op. Arcelio – gambar  no. 1 di bawah). Dan sudah menjadi kesepakatan bersama di tiap wilayah bahwa jika di antara Anggota mengalami suka, pernah menjalani perawatan dan duka, maka kewajiban Punguan disampaikan pada saat pertemuan tersebut.

Antara lain;
1. Kewajiban Punguan kepada Keluarga E. Purba/br. Manihuruk (Ap. Leando), dimana beberapa waktu lalu Orangtua mereka telah berpulang di Bonapasogit. (no. 3 gambar di atas)
2. Kepada Keluarga; Ir. Togar Manihuruk/br. Simatupang (Ap. Ester) berupa TUMPAK Punguan berkaitan dengan rencana mereka Pangoli Anak (anak sorang magodang) pada tanggal 19 Oktober 2024 di Pekanbaru Riau. (no. 2 gambar di atas).

MARPUDUN SAUT

Sebutan untuk kegiatan adat disesuaikan dengan kebiasaan yang digunakan di daerahnya namun maknanya hampir sama. Seperti MARPUDUN SAUT, istilah ini digunakan di luar Jabodetabek, yang mengacu dengan kebiasaan di Bonapasogit Dsk.

Mia & Joe: Calon Pengantin

Hari ini Sabtu, 05 Oktober 2024 Keluarga Manihuruk khususnya di Jabodetabek melaksanakan kegiatan adat yaitu Patua Hata Marhusip, (Martumpol, bagi Non Katolik), Martonggo Raja/Marria Raja. Ketiga kegiatan ini yang dulunya terpisah, akhir-akhir ini telah menjadi kesepakatan bersama dan mengingat waktu di Jabodetabek sangatlah mahal begitu dari segi lokasi tempat tinggal keluarga. Adapun kegiatan hari ini adalah antara Keluarga Manihuruk sebagai par Boru dan  par Anak mar Harianja mendatangi Keluarga Manihuruk dengan tujuan Patuahata dan Marhusip-husip na gogo. (MARPUDUN SAUT)

Setelah kedua belah pihak sepakat maka masing-masing keluarga mengadakan pertemuan untuk pembagian tugas saat pesta unjuk yang telah ditetapkan bersama kedua belah pihak Hasuhuton.

Adapun kegiatan tersebut dimulai pada pukul : 11.00 WIB di Aula Gereja HKBP Ujung Menteng Jakarta Timur. Dan rencana pemberkatan dan pesta unjuk akan dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober 2024.

Calon Pengantin: Maria Tri Puspasari br. Manihuruk (Mia).
dengan Antonius Joverson Harianja (Joe)

Suhut par Boru: Ferdinand Permakdin Manihuruk/ Elisabeth Erbin br. Sihombing (Opnisi Glow-Ap. Weldo) – Cakung Jakarta Timur.
Suhut par Anak: Ny. Halomoan Harianja br. Manik – Bekasi.