WUJUD MOTTO KELUARGA MANIHURUK

Sebagaimana telah disepakati bersama Keluarga Manihuruk Boru Bere dimana pun berada dalam interaksi sosial sesama Keluarga Manihuruk dalam arti luas agar saling MENGASIHI, MEMBANTU, MENDOAKAN.

Dalam hal ini Keluarga Manihuruk telah merealisasikan motto tersebut kepada Keluarga Op. Zion Manihuruk br. Sinaga dan Diman Manihuruk/br. Damanik (Am. Dodi) dimana beberapa hari yang lalu telah pulih kembali kesehatannya setelah menjalani perawatan di RS. Dan kepada Keluarga Am. Attaya Manihuruk/br. Rajagukguk – Wilayah Bogor setelah Nai Attaya Manihuruk br. Rajagukguk telah pulih kembali kesehatannya setelah dirawat di RS Salak Bogor.

Bendahara Wilayah Bogor Ny. Sagala br. Manihuruk menyerahkan tali kasih sebagai pengganti buah.

Sebagai wujud motto tersebut Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere (Punguan PRSBB)  Jabodetabek sesuai AD/ART Punguan telah disampaikan oleh Pengurus. Dengan harapan kiranya Tuhan Yesus memberkati pemberian dan dukungan dari Punguan agar tetap sehat walafiat. Amen

RAPAT TERBATAS PUNGUAN RAJA SITEMPANG

Kamis, 9 Oktober 2025;

Punguan Pomparan Raja Sitempang Indonesia mengadakan rapat terbatas dengan materi rapat persiapan Musyawarah Besar (Mubes). Peserta yang hadir adalah perwakilan dari 4 Sohe Pomparan Raja Sitempang; Sitanggang, Sigalingging, Simanihuruk, Sidauruk. Rapat dilaksanakan di Rumah Keluarga Alm. AE Manihuruk Jalan Prambanan 12 Menteng Jakarta Pusat.

Hasil pertemuan tersebut telah disepakati bahwa pelaksanaan Mubes pada tanggal 16 atau 23 Oktober 2025 di Hotel Mercure Ancol Jakarta Utara.

PUNGUAN PARNA INDONESIA

Akhirnya Pengurus Punguan Parna Indonesia (PPI) merespon aksi pernyataan di media sosial tentang TAROMBO RAJA NAIAMBATON. (Tarombo PARNA). Ada kelompok yang menyatakan bahwa anak dari Raja Naiambaton 5 saja dan kelompok kedua mendeklarasikan bahwa Anak Raja Naiambaton hanya 2 yaitu;

  1. Raja Sitempang
  2. Raja Nabolon.

Gedung Pertemuan Sejahtera, 31 Juli 2025

Maka dengan perbedaan tersebut di atas, Pengurus PPI mengadakan pertemuan pada tanggal 31 Juli 2025 setelah tertunda 2 kali. Ada pun acara tersebut diadakan di Gedung Pertemuan Sejahtera Jalan Raya Pondokgede Jakarta Timur, dengan Peserta Ketua dan Sekretaris marga-marga PARNA. Acara dimulai pukul 16.00 WIB mundur 1 jam dari acara yang tercantum di Undangan.

Acara sangat singkat;

  1. Berdoa
  2. Arahan/Sambutan Ketua Umum PPI
  3. Tanggapan/Sambutan dari kedua Kelompok berbeda yang diwakili 1 orang saja.
  4. Pembacaan 11 butir Sikap Pomparan Raja Sitempang terhadap TAROMBO Raja Naiambaton (PARNA) oleh Ketua Umum Punguan Pomparan Raja Sitempang; Dr. Edward Sigalingging.
  5. Ditutup dengan doa dan sekaligus doa makan.
  6. Selesai. Pertemuan cukup singkat kurang lebih 30 menit saja.
  7. Sebelum bubar, khusus Pomparan Raja Sitempang yang mewakili foto bersama dengan Ketua Umum PPI.

Adapun hasil pertemuan singkat tersebut adalah bahwa Tarombo PARNA, sambil menunggu kesepakatan bersama melalui TIM Tarombo PPI, maka untuk sementara Tarombo PARNA menjadi 2 versi antara lain; Tarombo PARNA SIDUA OMPU dan Tarombo PARNA SILIMA OMPU.

Lantas timbul pertanyaan, siapa-siapa saja kedua versi di atas?