BERITA DUKACITA

Hari ini Senin, 10 April 2023 ada dua berita duka yang sampai ke meja Redaksi yaitu; kesatu, telah berpulang ke Bapa di Surga Saudara kita, Amang Saljaik Manihuruk (Am. Octa) usia 68 tahun di RS Persahabatan Rawa Mangun Jakarta Timur. Alm. meninggalkan 4 orang anak (belum menikah) dan isteri tercinta Boru Situngkir. (Nai Okta). Berita ini sangat mengagetkan khususnya Keluarga Manihuruk Jabodetabek, mengingat seminggu terakhir masih ikut menghadiri acara parpudi ni Amang Fendi P Manihuruk (Am. Bintang) minggu lalu. Tapi demikianlah peristiwa ini bahwa ini adalah kehendak Tuhan dan kita selaku orang beriman harus kita imani dan menerima kejadian ini dengan tetap mengucapkan syukur kepada Sang Pencipta Semesta Alam.

Alm adalah pengurus Punguan Pomparan Raja Simanihuruk, Boru Bere (Punguan PRSBB) Jabodetabek. Dengan atas nama Pengurus menyampaikan Turut Berdukacita, semoga Keluarga tabah dan cepat terhibur. Tuhan Jesus Memberikan. Amin.

Dan berita duka kedua adalah telah berpulang juga ke rumah bapa di surga Amang Op. Eggi Manihuruk di RS Vita Insani Kota P. Siantar Sumatera Utara pada pukul 14.00 WIB. Almarhum ketika hidupnya tinggal di Seribu Dolok Kabupaten Simalungun Sumatera Utara. Dengan ini Atas nama Admin menyampaikan turut berdukacita semoga Keluarga tabah dan cepat terhibur. Tuhan Yesus Memberkati. Amin

BERITA DUKA

Sabtu, 01 April 2023 Keluarga Manihuruk Jabodetabek melaksanakan Adat Parpudi kepada Alm. Amang Fendi P. Manihuruk, SH (Am. Bintang) 56 tahun yang meninggal pada tanggal 30 Maret 2023 di RS Islam Pondok Kopi Jakarta Timur. Alm. meninggalkan 4 orang Anak dan Isteri, Inang Nai Bintang br. Siahaan. Jika dilihat dari usia Alm. relatif masih muda dan anak-anak yang sedang duduk di bangku sekolah. Tapi apa hendak dikata, selaku umat-Nya, peristiwa tersebut merupakan kehendak sang Pencipta. Sebab ada tertulis; Rancanganku bukanlah rancanganmu, jalanmu bukanlah jalan-Ku.

Rumah Duka: Aula Gereja PKBP Pondok Kopi Jakarta Timur

Sebagaimana pesan Adat para Leluhur kita jija seorang Ayah atau Ibu meninggal maka akan disematkan Ulos Parpudi (Adat Terakhir). Seperti Amang Fendi Manihuruk, yang menyampaikan Adat parpudi yaitu menyematkan ULOS SAPUT adalah dari Tulangnya (Saudara Laki-laki dari Ibunda dari Alm) yaitu marga Sipayung. Sementara kepada Inang Nai Bintang boru Siahaan Ulos yang disematkan kepadanya sebagai tanda baginya mempunyai beban berat dengan status MABALU/janda dan Ulos tersebut sekaligus sebagai lambang cinta kasih dari Hulahulanya marga Siahaan, bahwa Hulahula ikut menanggung beban berat tersebut. Karena jenis meninggal demikian (belum punya Cucu), maka hanya 2 helai saja ulos pada acara tersebut.

Alm. dimakamkan di TPU Menteng Pulo Jakarta Selatan. Kiranya Keluarga yang ditinggal cepat terhibur dan Tuhan Yesus Memberkati. Amin

Mangampu

PERAYAAN HUT KE-40

Minggu, 26 Maret 2023;

Punguan Pomparan Raja Simanihuruk, Boru Bere, Ibebere se Bandung Raya merayakan hari ulang tahunnya yang ke-40 (Pesta Ruby) di Gedung Biru (R.A Wiriadinata) Lanud Sulaeman Jalan Raya Kopo Soreang Kabupaten Bandung Jawa Barat. Panitia mengundang Punguan yang sama dari Karawang, Cikampek, Purwakarta dan Jabodetabek. Dari Jabodetabek sendiri hadir 34 orang berserta Naposobulung Manihuruk Jabodetabek (Namanja). Dan rombongan Jabodetabek tiba di lokasi 09.30 WIB dengan transportasi BUS Pariwisata (TRACK).

Tiba di lokasi rombongan langsung doto bersama

Acara diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Amang Pdt. Fritz Manihuruk. Ada pun tema ibadah yang disampaikan oleh Amang Pendeta adalah PERSAUDARAAN YANG RUKUN (Mazmur: 33, 3). Selesai ibadah dilanjutkan dengan kata sambutan dan pembacaan sejarah singkat keberadaan Punguan selama 40 tahun, dimana dalam perjalanannya sangat dinamis sesuai perkembangan Anggota yang punya karakter berbeda-beda pula, sehingga beda pendapat dalam rapat Punguan sering mengalami konflik hingga sampai terjadi dua kubu marga Manihuruk. Namun setelah diadakan pendekatan terhadap mereka yang berbeda pandangan akhirnya sepakat untuk bersatu lagi. Mereka sadar bahwa Ompung kita adala satu, yaitu Ompungta Raja Simanihuruk/br. Sihaloho.

Maka ketika Ketua Punguan PRSBB Indonesia, Amang Sahala Manihuruk (Op. Lusia) menyampaikan kata sambutan dengan tegas mengatakan bahwa marga Simanihuruk adalah SATU. Untuk itulah makin dipertegas dengan terbitnya SURAT KESEPAKATAN BERSAMA yang ditandatangani bersama perwakilan dari Ompung Na tolu i; Datu Tahan Diaji, diwakilkan oleh Permakdin Manihuruk, Guru Marsingal diwakilkan oleh Marianus B Manihuruk, Guru Nianggapan diwakilkan oleh Daniel S. Manihuruk. Surat Kesepakatan tersebut langsung diserahkan kepada ke-3 perwakilan par Ompu-Ompu.

Pemerhati Punguan mendapat cinderamata dari Panitia

Acara puncak adalah tiup lilin dan potong kue ulang tahun yang dibagikan kepada para Undangan dan manortor bergantian dengan wilayah – wilayah. Mengingat Undangan ada dari luar Kota Bandung maka mereka mendapat giliran lebih awal agar tidak terlalu malam tiba di rumah masing-masing. Kami Rombongan tiba di rumah hampir bersamaan pada pukul 20.00 WIB.

SELAMAT ULANG TAHUN KE-40 (RUBY) Semoga melalui perayaan ini hubungan kekeluargaan Pomparan Raja Simanihuruk semakin rukun dan tetap solid. Amin