BONA TAON

Sabtu, 15 April 2023 Punguan Simanihuruk, Boru Bere Ibebere Wilayah 2 Kec. Pangururan Samosir mengadakan acara Bona Taon sebagai sarana ucapan syukur atas keselamatan pada tahun sebelumnya dan mohon pendampingan Tuhan Yang Maha Kuasa selama menjalani masa ke depan dalam keadaan sehat walafiat.

Acara dilaksanakan di Tiga Bodai Lumban Suhisuhi sebagian dari Wilayah Dua Punguan Simanihuruk di Bonapasogit. Ada pun sebagai Ketua Panitia adalah Amang Ap. Erna Simanihuruk.

BERITA DUKACITA

Hari ini Senin, 10 April 2023 ada dua berita duka yang sampai ke meja Redaksi yaitu; kesatu, telah berpulang ke Bapa di Surga Saudara kita, Amang Saljaik Manihuruk (Am. Octa) usia 68 tahun di RS Persahabatan Rawa Mangun Jakarta Timur. Alm. meninggalkan 4 orang anak (belum menikah) dan isteri tercinta Boru Situngkir. (Nai Okta). Berita ini sangat mengagetkan khususnya Keluarga Manihuruk Jabodetabek, mengingat seminggu terakhir masih ikut menghadiri acara parpudi ni Amang Fendi P Manihuruk (Am. Bintang) minggu lalu. Tapi demikianlah peristiwa ini bahwa ini adalah kehendak Tuhan dan kita selaku orang beriman harus kita imani dan menerima kejadian ini dengan tetap mengucapkan syukur kepada Sang Pencipta Semesta Alam.

Alm adalah pengurus Punguan Pomparan Raja Simanihuruk, Boru Bere (Punguan PRSBB) Jabodetabek. Dengan atas nama Pengurus menyampaikan Turut Berdukacita, semoga Keluarga tabah dan cepat terhibur. Tuhan Jesus Memberikan. Amin.

Dan berita duka kedua adalah telah berpulang juga ke rumah bapa di surga Amang Op. Eggi Manihuruk di RS Vita Insani Kota P. Siantar Sumatera Utara pada pukul 14.00 WIB. Almarhum ketika hidupnya tinggal di Seribu Dolok Kabupaten Simalungun Sumatera Utara. Dengan ini Atas nama Admin menyampaikan turut berdukacita semoga Keluarga tabah dan cepat terhibur. Tuhan Yesus Memberkati. Amin

BERITA DUKA

Sabtu, 01 April 2023 Keluarga Manihuruk Jabodetabek melaksanakan Adat Parpudi kepada Alm. Amang Fendi P. Manihuruk, SH (Am. Bintang) 56 tahun yang meninggal pada tanggal 30 Maret 2023 di RS Islam Pondok Kopi Jakarta Timur. Alm. meninggalkan 4 orang Anak dan Isteri, Inang Nai Bintang br. Siahaan. Jika dilihat dari usia Alm. relatif masih muda dan anak-anak yang sedang duduk di bangku sekolah. Tapi apa hendak dikata, selaku umat-Nya, peristiwa tersebut merupakan kehendak sang Pencipta. Sebab ada tertulis; Rancanganku bukanlah rancanganmu, jalanmu bukanlah jalan-Ku.

Rumah Duka: Aula Gereja PKBP Pondok Kopi Jakarta Timur

Sebagaimana pesan Adat para Leluhur kita jija seorang Ayah atau Ibu meninggal maka akan disematkan Ulos Parpudi (Adat Terakhir). Seperti Amang Fendi Manihuruk, yang menyampaikan Adat parpudi yaitu menyematkan ULOS SAPUT adalah dari Tulangnya (Saudara Laki-laki dari Ibunda dari Alm) yaitu marga Sipayung. Sementara kepada Inang Nai Bintang boru Siahaan Ulos yang disematkan kepadanya sebagai tanda baginya mempunyai beban berat dengan status MABALU/janda dan Ulos tersebut sekaligus sebagai lambang cinta kasih dari Hulahulanya marga Siahaan, bahwa Hulahula ikut menanggung beban berat tersebut. Karena jenis meninggal demikian (belum punya Cucu), maka hanya 2 helai saja ulos pada acara tersebut.

Alm. dimakamkan di TPU Menteng Pulo Jakarta Selatan. Kiranya Keluarga yang ditinggal cepat terhibur dan Tuhan Yesus Memberkati. Amin

Mangampu