Keluarga Manihuruk Berduka Lagi

 

 

 

 

 

Sabtu, 24 Juli 2021 telah dilaksanakan pemakaman Catharina Jasinta br. Saragih Manihuruk, na nihabaluhon ni Taripar Parlinggoman Sianipar, karena menderita penyakit Cancer dan terpapar Covid 19. Meninggal hari Kamis, 22 Juli 2021 pukul 23.15 WIB di RS Medistra Mampang Jakarta Selatan. Catharina adalah Alumni SMA Budi Mulia P. Siantar Sumatera Utara Angkatan Tahun 1987 dan Orangtuanya sebagai Guru SMA Budi Mulia dengan mengajarkan Fisika. Karena pemakaman harus mengikuti Prokes Covid 19 maka Alumni memfasilitasi dengan Zoom mulai Ibadah sampai acara Keluarga dan Mangampu dari Keluarga Sianipar. Ibadah dipimpin oleh Parhalado HKBP Parung Panjang Kabupaten Bogor Jawa Barat. Peserta media Zoom tersebut bukan hanya Alumni saja yang bisa mengikuti prosesi pemakaman, melainkan Keluarga dari luar Jabodetabek ikut serta dalam acara Zoom secara langsung, antara lain Keluarga yang dari Jambi (Blasius, Pak Bona), Kalimantan (Robert, Pak Yogo), Sulawesi (Reni, Mama Paulus), Balige (Bp. Binsar Siahaan) dan daerah lain yang mengikuti Zoom tersebut.

Untuk itu pantaslah kita apresiasi Alumni SMA Budi Mulai P. Siantar atas atensinya kepada Keluarga khususnya marga Sianipar dan Manihuruk. Dan sekali lagi terimakasih para Alumni dan Salut.

Catharina dan Suami

Almh Catharina meninggalkan 5 orang anak; Ucha, Nadine, Kezia, Easter, Abraham bersama Ayah tercinta, Taripar Parlinggoman Sianipar. Kiranya Tuhan Yesus menyertai Keluarga. Tuhan memberkati. Amin. DokVideo dengan Klik di sini.

 

Pemakaman Di Bonapasogit

 

 

 

 

 

 

Inang Ny. Manihuruk/Luciana. br. Situmorang – Op. Yunika Boru, yang telah dipanggil Tuhan pada tgl 18 Juli 2021 pukul 20.00 WIB di Medan. Op. Yunika Boru adalah Orangtua Drs. Peran Manihuruk, M. Si, Dosen pada Universitas Katolik (UNIKA) St. Thomas Medan. Rumah Duka Jalan Setia Budi Kota Medan. Dan pada Rabu, 21 Juli 2021 pukul 09.00 WIB dimakamkan tambak na timbo di Huta Sitapongan Lumban Rango Desa Dos Roha Sidabagas Samosir. Acara berjalan lancar sesuai rencana Keluarga. Dengan ini atas nama Keluarga Manihuruk (PRSBB INDONESIA) menyampaikan turut berdukacita, semoga Keluarga cepat terhibur. Tuhan memeberkati. Amin

Adat Saurmatua OpFelix Boru

Senin, 19 Juli 2021 di Jalan Pinang Raya Nomor Pondok Labu Cilandak Jakarta Selatan rumah duka Inang Rolina S br. Manik – Op. Felix Boru, usia 76 tahun, telah dilaksanakan Adat Saurmatua dengan keterbatasan karena masa PPKM Darurat. Setelah acara Keluarga pagi hari pukul 08.00 WIB dilanjutkan dengan manjaloHulahula Raja Manik, untuk menyampaikan ulos parpudi, ULOS SAPUT dan Ulos Tutup Batang/Tarup. Dan pada kesempatan tersebut dilanjutkan dengan pasahat ulos holong dari Hulahula Raja Manik. Posisi Raja Manik ada 2; yaitu :Hulahula dan Hula Hula Anak Manjae. Begitu juga adat selanjutnya dilaksanakan sesuai urutan Jou Jou Adat dari Hulahula sampai dengan Hulahula Anak Manjae/Naposo.

Sesuai kesepakatan bersama ketika Pangarapoton tgl 18 Juli 2021 pukul 19.00 WIB di tempat yang sama bahwa Sagu-sagu ni Inang naung Saurmatua on, adalah Horbo Sigagat Duhut, sama dengan Op. Felix Doli ketika adat Saurmatuanya. Namun karena harus menyesuaikan situasi masa pandemi yang selalu berusaha mengurangi kontak sesama, maka fisik Horbo Sigagat Duhut, dimaksud dikonversi menjadi Uang Republik Indonesia, biasa disebut sikkat ni horbo, gabe dihepengkon ma.

Lalu konsekuensi adat saurmatua (baca: sukses dan berhasil) pada kesempatan acara adat saurmatua, Hulahula Raja Manik wajar menagih/meminta sebagian harta yang ditinggal Almh dan sikap tersebut merupakan adat juga, istilah adat disebut MAMBUKA HOMBUNG, jika Ina yang meninggal, dan MANJALO NAPINUKKA, jika Ama yang meninggal. Lazimnya Suhut, marga Manihuruk secara khusus harus mengundang Hulahula ke rumah setelah selesai acara pemakaman, panakkokhon Hulahula. Tapi semua karena sikon dan sudah sepakat maka acara mambuka hombung dilaksanakan pada acara setelah selesai Hulahula Raja Manik pasahathon ulos holong. Dokumentasi Video Klik di sini

Suhut Mangampu