DUA KELUARGA BARU

Sebagai mana telah terjadual rencana pernikahan pada Kalender Adat , hari ini telah berlangsung pemberkatan nikah Alicando Lumbantoruan dgn drh. Theresia Andina Natalia br Manihuruk di Sigumbang  Siborongborong Tapanuli Utara.

Namun pada hari yang sama ada juga pemberkatan nikah di Samosir, tepatnya di Aula AE Manihuruk Lumban Suhisuhi. Yaitu Renaldi Nainggolan dan Ramadani br. Manihuruk. (sian Paropo). Dari informasi yang hadir pada kedua kegiatan adat di atas berlangsung sesuai rencana Bonahasuhuton. Dengan ini Pengurus Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere menyampaikan, Selamat menempuh hidup baru, dengan doa tetap harmonis rukun sampai saurmatua. Asa songon Hata ni Natuatua; Denggan ulos sirara, tiur-tiur dohot rambuna, sisina marsimata marsirat di punsuna. Sai manumpak ma Amanta Debata, sai sahat ma tu hamu pasupasu na, tubu di hamu anak na marsangap dohot Boru namartua. Emma tutu…

Dalihan Na Tolu

Adat Batak boleh dikatakan tidaklah permanen. Artinya terjadi pernikahan tanpa adat. Penyebabnya sangat relatif. Idealnya memang setiap Keluarga Baru Batak,sebaiknya  melalui proses Adat setelah pemberkatan nikah. Itulah kira-kira yg menjadi latarbelakang kenapa ada kegiatan Adat Sulang-sulang Pahompu. Pada hari ini Rabu, 18 Desember 2019 telah berlangsung Ulaon Adat Pasahat Sulang-sulang Pahompu dari Keluarga Z. Manihuruk/br. Sidebang (Op. Steven) tinggal di Bekasi, kepada Keluarga Sidebang selaku pihak par Boru. Kegiatan tsb dilaksanakan di Aula HKBP TMII Jakarta Timur. Acara berjalan sesuai rencana Keluarga Manihuruk dan Sidebang.

Bahkan selesai sebelum prediksi waktu yang diperkirakan. Memang beda dengan jika proses Adat pernikahan langsung dilaksanakan setelah pemberkatan nikah di Gereja. Khususnya Peserta Undangan. Kalau Adat Pasahat Sulang-sulang Pahompu, Undangan yang hadir terbatas. Artinya Suhi ni Ampang na Opat saja yang wajib hadir. Dok video, Klik di sini

Ikat Janji Pernikahan-Martumpol

Kegiatan adat di lingkungan Keluarga PRSBB Jabodetabek hari ini Sabtu, 16 November 2019 ada 2 yaitu; Ikat Janji – Martumpol dan Adat Sulang-sulang Pahompu; Acara Ikat janji antara Kapten Laut (P)Alfred Edward Manihuruk dengan Lucky Astria br. Sidebang, S. Pd yang dilaksanakan di GKPI Bekasi. Selesai acara martumpol dilanjutkan dengan Martonggoraja di Aula Gereja GKPI Bekasi. Dan rencana pesta unjuk, resepsi dan adat Batak Toba setelah pemberkatan nikah kudus pada hari Sabtu, 21 Desember 2019 di GKPI Bekasi, dan akan dilanjutkan di Gedung Graha Girsang Bekasi. Bolahan amak Taruhon Jual, artinya suhut par Anak sebagai tuan rumah, biasa disebut dalam bahasa adat, Taruhon Jual/Sanggul. Suhut par-Anak ; Z. Manihuruk/L. br. Sidebang (Op. Steven) – Bekasi dan Suhut par-Boru : St. H. Sidebang/br. Panjaitan (Op. Elkana) – Agam Sumatera Barat.

Selesai martumpol langsung berlanjut martonggoraja untuk pembagian tugas dan sekaligus pada hari itu juga dibagikan undangan dan pasahat TUMPAK di jabu tu Bona Hasuhuton. Dalam hal ini Amanta Ap.IrmayaManihuruk raphon Inanta boru Sinabutar selaku WakilKetua dan Pengurus Wilayah Bekasi PRSBB JABODETABEK menyerahkanTUMPAK kepada Bonahasuhuton.

Dan pada hari yang sama berlangsung juga adat Sulang-sulang Pahompu Keluarga Agung Saut Siodap Sagala/Rodearni Muslimah br. Manihuruk (Am. Risky) di Aula HKBP Kapuk Jakarta Barat. Sebelum adat sulang-sulang pahompu terlebih dahulu dilaksanakan ulaon adat MANGAIN, karena Am. Risky Sagala, Bere ni Manihuruk mangalap boru sileban (bukan orang Batak). Agar adat sulang-sulang pahompu dapat dilaksanakan berdasarkan adat Batak, maka Nai Risky. boru sileban, harus diangkat menjadi boru Manihuruk sesuai marga Ibu dari Am. Risky Sagala. Suhut par Anak, Kel. Borta Manihuruk/br. Purba (Am. Bona)- Cikarang Kabupaten Bekasi.