PENGKOTBAH 4;9

Ayat inilah yang menjadi latar belakang pernikahan Amang Luasman Manihuruk dengan Mauli Boru Sihaloho pada tanggal 18 Juni 2026 di Rumah Keluarga Alm. AE MANIHURUK di Jalan Prambanan 12 Menteng Jakarta Pusat. Pemberkatan dimulai pukul 10.00 WIB oleh Amang Pdt. Abednego Sirait dari Gereja HKBP Resort Cijantung Jakarta Timur.

Luasman Manihuruk dengan Mauli Sihaloho

Setelah pemberkatan acara dilanjutkan dengan acara adat pernikahan Batak Toba di tempat yang sama. Yang menjadi landasan pernikahan ini adalah sebagai tertulis pada Pengkotbah 4 ayat 9; “Berdua lebih baik daripada seorang diri karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka, sebagaimana topik kotbah pada saat ibadah pemberkatan mereka.

Topik ini cukup beralasan mengingat kedua Pengantin berstatus Duda dan Janda, bahkan sudah punya cucu.

Dengan ini kami dari Admin menyampaikan selamat atas pemberkatan ini, semoga menjadi Keluarga bahagia harmonis sampai Saurmatua.

PERESMIAN TUGU SITANGGANG

Kebersamaan pada suatu kegiatan sangatlah penentu dalam mewujudkan citacita. Hal ini kenyataan pada pembangunan Tugu Sitanggang.

Awalnya ketika Pomparan Raja Sitempang (Sitanggang, Sigalingging, Simanihuruk, Sidauruk) akan membangun Tugu Raja Sitempang dan Panitia Pembangunan sudah dibentuk. Namun ada permintaan dari Sitanggang agar pembangunan Tugu Raja Sitempang ditunda dulu dengan alasan bahwa Tugu Sitanggang belum ada, sementara Tugu Sigalingging, Simanihuruk, Sidauruk sudah berdiri tegak di wilayahnya masing-masing.Termotivasi dengan ketiga Tugu dimaksud di atas maka marga Sitanggang bersepakat untuk membangun Tugu. Dan terbukti atas dasar kebersamaan dan seperti kata Orngtua Leluhur kita : TAMPAKNA DO TAJOMNA, RIMNI TAHI DO GOGONA.

Dalam waktu relatif singkat tanpa terhenti seperti pembangunan Tugu marga-marga lain maka jadilah pembangunan Tugu Sitanggang.

Dengan selesainya Tugu Sitanggang dan dibentuklah Panitia Pesta Peresmian. Dan Pomparan Raja Sitempang diundanglah menghadiri acara dimaksud pada tanggal 28 Februari, 01, 02 Maret 2025 di lokasi tugu yaitu Huta Urat Buhit Kec. Pangururan Kabupaten Samosir. Keempat sohe pomparan Raja Sitempang hadir dan sekaligus menyampaikan ucapan selamat dan pasahat SATTI.

Acara berjalan lancar walaupun Peserta di luar dugaan dan pada kesempatan itulah Pengurus Pomparan Raja Sitempang menyatakan bahwa rencana pembangunan Tugu Raja Sitempang segera ditindaklanjuti dalam waktu tidak terlalu lama lagi dengan mengandalkan kebersamaan.

Maka dengan ini atas nama Keluarga Manihuruk menyampaikan: Selamat atas peresmian Tugu Raja Sitanggang semoga Tugu tersebut menjadi ICON pemersatu bagi Keluarga Besar Sitanggang khususnya dan Keluarga Besar Pomparan Raja Sitempang pada umumnya. Amin

PROFICIAT BORU MANIHURUK

Hari ini merupakan sejarah buat Keluarga Manihuruk, dimana seorang Boru Manihuruk telah berhasil memaparkan DISERTASINYA di depan TIM PENGUJI yang dihadiri oleh Keluarga, Mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor pada Sidang Terbuka Promosi Doktor – Institut Pariwisata Trisakti Jakarta. Adapun judul Disertasinya adalah : MODEL PENGEMBANGAN DESA WISATA RINTISAN BERKELANJUTAN BERBASIS PARIWISATA KOMUNITAS DI KABUPATEN BOGOR.

Ketua Tim Sidang Menyerahkan Secara Simbolis Hasil Sidang Kepada Dr. Maidar br. Manihuruk

Sidang dimulai tepat pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 11.50 WIB. Tim Penguji ada 4 orang Professor. Masing-masing secara bergantian mengajukan pertanyaan kepada Promovenda. Dan semua pertanyaan dijawab dengan lugas dan gamblang. Maka setelah sidang selesai dan istirahat selama 15 menit, dimana Tim Penguji mengambil keputusan sidang. Dan akhirnya hasil keputusan Tim Penguji bahwa Promovenda dalam hal ini Maidar Boru Manihuruk dinyatan LULUS dengan kriteria hasil sidang adalah SANGAT MEMUASKAN.

Dengan ini atas nama Admin dan Keluarga Manihuruk menyampaikan : Selamat dan Sukses buat Dr. Maidar br. Manihuruk. Tuhan Yesus Memberkati. Amin