RUMBUNG ULAON ADAT

Sabtu, 21 September 2024;

Rumbung bahasa Batak Toba artinya Dua atau lebih kegiatan dalam satu hari. Khususnya di Jabodetabek, pengurus sudah berupaya agar hal tersebut tidak terjadi dengan membuat Kalender Adat melalui website simanihuruk, agar tiap saat dapat diakses jika diperlukan khususnya bagi Keluarga Manihuruk hendak mengadakan pesta unjuk. Namun demikian untuk kegiatan adat pada tanggal 21 September 2024 ini tidak terhindar karena menyangkut Gedung yang jauh hari sebelumnya sudah dibooking.

Wilayah Bekasi 1

Oktaviani br. Manihuruk dan Josua Manik

Kedua kegiatan tersebut adalah di Bekasi (Wilayah Bekasi 1 Punguan PRSBB Jabodetabek) dimana Keluarga Manihuruk dengan par Anak marga Manik, telah sepakat mengadakan kegiatan adat Patua Hata Marhusip, Martumpol, Mar Ria Raja di Aula GEREJA GKO KRISTUS RAJA ALAMAT: JALAN PULAU SUMATERA RAYA PERUMNAS 3 BEKASI. Pemberkatan nikah dan adat akan dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2024 yang akan datang dan yang kedua di Aula Gereja HKBP Kebayoran Lama Jakarta Selatan dengan kegiatan mangarangrangi nanaeng pasahat adat Sulangsulang Pahompu, dikarenakan Keluarga Baru Am. Mayra Parhusip/br. Manihuruk, pajolo holong papudi uhum. Atas kesepakatan bersama bahwa ulaon adat pasahat sulangsulang Pahompu akan dilaksanakan pada tanggal 30 November 2024.

Pasahat Dekke Siuk

Aula Gereja HKBP Kebayoran Lama

BERE MENJADI IBEBERE

Sabtu, 14 September 2024

Suhut Ketika Pasahat Upa Tulung.

Pemberkatan nikah Kudus: Caetleen Tabitha br. Sinabutar, SM (Caetleen) dengan Adrian Heroardhi Naibaho, SE (Adrian) di Gereja Katolik St. Agustinus Jln. Prambanan Raya Cibodas Baru Kota Tangerang Banten. Dan setelah pemberkatan acara adat pernikahan Batak Toba dilanjutkan ke Gedung Edelweis Wedding Hall Jln. Palem Raya Kota Tangerang Banten.

Dokumentasi video dengan meng-Klik disini 

Posisi Manihuruk ada 4 panjouon/posisi; 3 panjouon dari Suhut par Boru yaitu; Hulahula, Tulang, Bona Tulang dan 1 panjouon dari Suhut par Anak, marga Naibaho adalah sebagai Tulang Rorobot. Kenapa demikian karena Adrian Naibaho mar Boru ni Tulang atau mangalap Paribanna. Dengan kondisi seperti ini maka dalam acara adat tidak dibicarakan lagi Somba ni Uhum Somba ni Adat, Sinamot melainkan disebut MARSUHAT NI AMPANG, artinya tidak disebutkan lagi nominalnya seperti halnya pada acara adat yang bukan marboru ni Tulang. Paling tidak par Boru boleh menganjurkan agar AMPANG nya SUKSUK, melampaui kesepakatan sebelumnya dan hal itu biasa terjadi. Nonton Video dengan meng-Klik link di bawah ini.

Suhut par Boru: S. Sinabutar/br. Manihuruk (Am. Hamonangan) – Jakarta

Suhut par Anak ; M. Naibaho/br. Sinabutar – Tangerang Banten.

DUKUNGAN KE PESTA MANIHURUK TAHUN 2025

Minggu, 15 September 2024

Kegiatan Punguan sesuai jadwal yang telah disepakati, ada kalanya Hari Minggu pertama tiap bulan namun ada juga Hari Minggu berikutnya pada bulan yang sama dan bahkan pertemuan tatap muka diadakan sekali 3 bulan, mengingat banyak kegiatan dari Anggota Punguan dengan prinsip jangan sampai vakum kegiatan pertemuan sesama Anggota.

Khususnya Keluarga Manihuruk Jabodetabek, setiap pertemuan rutin tidak sama jadwalnya. Seperti Wilayah Jakarta Timur 1 dan Arisan dan Partangiangan Pomparan ni Ompu Asal, selalu diadakan pada Hari Minggu kedua.

Pertemuan dan Partangiangan Pomparan Ompu Asal untuk bulan September 2024 diadakan di kediaman Keluarga T. Sihaloho/br. Manihuruk (Am. Stella) di Kampung Makassar Jakarta Timur. Seperti biasanya pada momen pertemuan tersebut Pengurus menyampaikan kewajiban Punguan terhadap kejadian yang dialami oleh Anggota suka maupun sakit yang mengalami perawatan di RS. Seperti anak dari Kel. Volanco Manihuruk/br. Sihaloho dimana anak mereka, Olivia sempat menjalani perawatan karena sakit. Maka pada kesempatan pertemuan tersebut diberikan kewajiban Punguan sebagai pengganti buah.

Kemudian pada kesempatan tersebut Panitia Pesta Manihuruk Tahun 2025 di Harapohan, menyerahkan Proposal Pesta ke Keluarga Besar Pomparan ni Ompu Asal melalui Pengurus. Besar harapan Panitia Pesta mendapatkan respon dan dukungan melalui donasi dari Keluarga Pomparan ni Op. Asal. Mauliate Mardongan Las ni Roha.

Kemudian kegiatan Keluarga Manihuruk lainnya adalah pertemuan dan tatap muka Wilayah Jakarta Timur 1 Punguan PRSBB Jabodetabek melalui Arisan tiap bulan di rumah salah satu Anggota Punguan.👍

Wilayah Bekasi 2 juga mendapat kunjungan dari Pengurus Pusat berkaitan dengan Anggota Wilayah Bekasi 2 mengalami kedukaan dimana Anak dari Keluarga PR Manihuruk/br. Situngkir, anak satu-satunya, Matheus Manihuruk dipanggil Tuhan kepangkuan-Nya setelah sempat menjalani perawatan beberapa hari di RS. Untuk itulah kehadiran Pengurus Pusat menghadiri acara tersebut untuk memenuhi informasi/ Undangan dari Pengurus Wilayah Bekasi 2 karena pertemuan tersebut sekaligus dengan kegiatan rutin seperti Arisan, artinya kedua kegiatan tersebut digabungkan mengingat waktu pertemuan sangat terbatas. Atas kesepakatan tersebut kami dari unsur pengurus sangat apresiasi kepada pengurus Wilayah Bekasi 2 atas kerjasamanya. Mauliate