Keluarga Baru dan Kunjungan Kasih

Sabtu, 8 Oktober 2022; Keluarga Manihuruk khususnya yang di Jabodetabek, dimana pada hari yang sama telah terjadi pemberkatan 2 Keluarga Baru. Satu pemberkatan Rhido Anugerah Hermanto Manihuruk dengan Hermika Yel Debora br Manik di Gereja GPIB Jatipon Jatibening Kota Bekasi dan setelah pemberkatan acara adat dilaksanakan di Gedung Graha Cibening Kota Bekasi yang dimulai pukul 11.00 – 18.00 WIB. Acara berlangsung lancar walaupun meleset dari perkiraan semula diprediksi akan selesai pada pukul 16.00 – 17.00 WIB. Hal ini disebabkan oleh masalah klasik yaitu di Hulahula tersita waktu ketika mandok Hata pasahat Ulos Holong kepada Pengantin.

Rhido Simanihuruk dengan Hermika br. Manik

Suhut par Anak: Budiman Simanihuruk/br. Sihaloho (Am. Evi) Bintara Kota Bekasi.

Suhut par Boru; Eldamen Manik(+)/Jenni br. Gaja, S. Pak – Cakung Jakarta Timur.

Lalu Keluarga Baru kedua adalah pemberkatan nikah Kudus Dian Nugraha Santoso dan Giovani Agasta br. Manihuruk di GKI Depok. Resepsi pernikahan di Graha Dirgantara Jakarta Timur. Keluarga besar Manihuruk melalui Punguan menyampaikan tanda kasih Kado berupa Ulos kepada Keluarga Baru tersebut. Disebut Kado karena pernikahan tersebut hanya pemberkatan tanpa dilanjutkan dengan acara adat istiadat pernikahan Batak Toba. Melalui pengurus Punguan kepada Pengantin diingatkan bahwa Adat pernikahan merupakan salah satu jatidiri orang Batak, maka Keluarga Manihuruk menunggu dan siap memfasilitasi jika ada rencana pernikahan tersebut disempurnakan dengan Adat Batak Toba.

Dian Nugraha Santoso dengan Giovani Agasta br. Manihuruk

Pengantin bersama Orangtua

Suhut par Boru; P. Manihuruk/Esben br. Naibaho (Am. Maruli) Depok

Suhut par Anak; Kristiawan Budi Santoso dengan Sriatun.

Dengan ini atas nama Admin menyampaikan Selamat Menempuh Hidup Baru semoga Keluarga bahagia dan harmonis sampai Saurmatua. Amin

Kemudian pada hari Minggu, 09 Oktober 2022 Keluarga Manihuruk mengadakan kunjungan kasih melalui Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere (Punguan PRSBB) Jabodetabek bersama Wilayah-wilayah yang bersangkutan terkait beberapa hari yang lalu mengalami kedukaan antara lain;

  1. Kepada Lasmawati br. Manihuruk, namanghabaluhon Alm. Pauba Goltom, yang telah berpulang pada bulan September 2022. Kunjungan tersebut difasilitasi oleh Arisan Pomparan Op Bagas Raja Simanihuruk Jabodetabek. Setelah semua perwakilan menyampaikan kata penghiburan baik Boru Bere bersama namarhaha maranggi, Ito Lasmawati sebagai Anggota Punguan, berhak menerima uang duka dari Punguan. Dan pada kesempatan itu pula diserahkan sebagai pengganti ilu manetek. Semoga kunjungan kasih dari Punguan dan Arisan, Ito Lasmawati br. Manihuruk cepat terhibur sehingga dapat fokus terhadap kegiatan sehari-hari.
  2. Kunjungan Kasih yang kedua adalah kepada Keluarga Alm. Diarman Manihuruk (Am. Sartika), dimana pada tanggal 21 September 2022 telah berpulang ke rumah Bapa di surga. Kunjungan Punguan PRSBB Jabodetabek didampingi oleh Arisan Keluarga.

    Ketua Wilayah Jakarta Timur menyerahkan kewajiban Punguan

Kunjungan Kasih Dan Raja Sitempang

 

Jum’at, 30 September 2022 Pengurus Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere (Punguan PRSBB) Indonesia, mengadakan rapat yang langsung dipimpin oleh Ketua Umum, Amang Sahala Manihuruk/br. Sihaloho (Am. Tongam) dengan materi: menentukan 6 – 7 orang ikut dalam kepanitiaan Pembangunan Tugu Raja Sitempang, sesuai permintaan BPH Punguan Pomparan Raja Sitempang Indonesia, sekaligus persiapan rapat Punguan Raja Sitempang Indonesia yang menurut rencana akan diadakan pada 02 Oktober 2022 pukul 14.00 WIB di Rumah Amang Sangap Sidauruk, SH, MH Cipinang Jakarta Timur.

Maka hasil rapat menunjuk 7 orang dari perwakilan dari sohe marga Simanihuruk antara lain; P. Manihuruk/br. Sihombing (Ap. Weldo), Ir. Sawangin S Manihuruk/br. Sihaloho (Ap. Intan), St. L. Manihuruk/br. Malau (Op. Arlo), Hottua Manihuruk/br. Nainggolan (Ap. Iansardo), YP Manihuruk, SH/br. Manurung (Ap. Immanuel), Drs. L. Habeahan/br. Manihuruk.

Minggu, 02 Oktober 2022 Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere Jabodetabek, bersama Wilayah Bekasi 1 dan Arisan Pomparan Op. Torham Silima Ama mengadakan kunjungan kasih ke  Keluarga Pnb Alvin Manihuruk/br. Sidebang didampingi oleh adik-adiknya terkait beberapa hari yang lalu Amang Ir. Jonner Manihuruk/br. Sinabutar, telah berpulang ke rumah Bapa di surga atau biasa disebut dalam bahasa Batak:; MANGAPULI. Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Arisan Pomparan Op. Torham Silima Ama. Seperti lazimnya orang Batak, jika mengadakan kegiatan besar atau kecil selalu diawali makan bersama karena memang sudah waktunya untuk makan siang.

 

Selesai makan acara dilanjutkan dengan menyampaikan kata penghiburan seraya beribadah singkat. Tentunya yang selalu didahulukan mandok Hata adalah Boru Bere ni Manihuruk, lalu secara bergiliran Keluarga Manihuruk baik Amanta Raja maupun Inanta Soripada lalu dilengkapi dari Punguan; Arisan, Wilayah Bekasi dan Punguan PRSBB Jabodetabek. Sekaligus pada kesempatan tersebut Punguan menyampaikan kewajiban sesuai AD/ART dan ganti ilu manetek, sebagai Tali Kasih sesama Pomparan ni Ompungta Raja Simanihuruk.

Penyerahan uang Duka

BERDUKA LAGI

Keluarga Manihuruk;

Keluarga Manihuruk menyampaikan penghiburan

Dalam satu minggu telah terjadi peristiwa duka yaitu; tanggal 15 September 2022 telah berpulang ke rumah Bapa di surga Amang Pauba Gultom, usia 56 tahun, nanihabaluhon ni Lasmaria br. Manihuruk. Mengingat sikon di antara keluarga acara adat parpudi sebagimana adat bagi orang meninggal tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. Almarhum meninggalkan isteri belum dikaruniai anak. Maka tanggal 16 September 2022 jenazah Pauba Gultom dimakamkan di TPU Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Peristiwa Duka Kedua;

Mandok Hata sian Punguan

Rabu, 21 September 2022 Amang Diarman Manihuruk (Am. Sartika) usia 59 tahun, nanihabaluhon ni Inang Boru Sihaloho (Nai Sartika) tutup usia di RS Ciptomangunkusumo Jakarta Pusat pukul: 10.00 WIB. Almarhum meninggalkan 5 orang anak bersama Isteri, belum ada yang berkeluarga. Almarhum sudah lama menderita sakit dan sudah berulang kali berobat ke RS, namun Kita sebagai umatNya hanya berupaya sembari memohon doa kepada Allah Maha Pencipta agar diberikan kesembuhan terhadap penyakit yang diderita oleh Amang Diarman Manihuruk. Seperti tertulis; Rancanganku bukalah rancanganmu, jalanmu bukan jalanKu sama seperti pepatah leluhur kita; “Dang simanuk-manuk sibontar andora, dang sitodo turpuk siahut lomo ni roha”.  Artinya kedua peristiwa duka ini adalah rencana dan kehendak Allah Maha Pencipta. Kita sebagai umatNya harus kita percaya akan hal itu.

Dengan kondisi tersebut di atas, maka konsep adat parpudi yang disampaikan oleh Keluarga Manihuruk kepada Tulang dan Hulahula ni Almarhum adalah nama Ulaon Adat disebut Mangido Tangiang, (dimana hanya 2 ulos yang disampaikan oleh Hulahula dan Tulang) yaitu Ulos parpudi kepada Almarhum adalah Ulos Saput yang akan disampaikan oleh Tulang marga Sipayung dan ulos Tujung disampaikan oleh Hulahula Almarhum yaitu marga Sihaloho kepada Inang Boru Sihaloho yang sudah mabalu (menjanda). Peristiwa seperti ini tidak dikehendaki oleh Keluarga Batak Toba sebab membatasi kasih sayang Keluarga, khususnya Hulahula dan Tulang tidak wajar mangulosi Anak-anak Almarhum yang disebut Ulos Holong. Ulos Holong selayaknya disampaikan ketika yang meninggal termasuk SAURMATUA, dimana anak-anaknya sudah berkeluarga semuanya.

Tulang Raja Sipayung pasahat Ulos Saput

Hulahula Raja Sihaloho pasahat Ulos Tujung

Atas kesepakatan Keluarga Manihuruk dengan Hulahula Raja Sihaloho dan Tulang Raja Sipayung, acara adat dilaksanakan pada hari Jum’at, 23 September 2022 pukul 10.00 WIB sampai selesai dan dilanjutkan ke TPU Menteng Pulo Jakarta Selatan yang dipimpin oleh Parhalado Gereja HKBP Perumnas Klender Jakarta Timur.

Dengan ini atas nama Keluarga Manihuruk Jabotabek menyampaikan turut berdukacita semoga Keluarga tabah dan cepat terhibur. Tuhan Yesus memberkati. Amin