MUBES RAJA SITEMPANG ANAK NI RAJA NAIAMBATON

MOHON DUKUNGAN DAN DOA RESTU 

Sesuai dengan AD/ART Punguan Pomparan Raja Sitempang Indonesia, selanjutnya disebut Raja Sitempang bahwa masa bakti pengurus adalah 4 tahun. Kepengurusan Raja Sitempang periode 2021 – 2025 sudah berakhir. Sesuai amanat AD/ART maka harus dilakukan pemilihan Ketua Umum dan jajarannya.

Untuk itu dibentuklah Panitia MUBES yang dipimpin oleh Amang Drs. Muller Sitanggang, M. Si.(Op. Gianna). Adapun pelaksanaan MUBES adalah tanggal 7 Desember 2025 dengan mengambil tempat di Hotel Mercure Convention Center Ancol Jakarta Utara.

Adapun materi pembahasan pada acara MUBES adalah Pemilihan Ketua Umum Punguan, Penyempurnaan AD/ART dan pemaparan program dan keuangan Punguan.

Semoga acara MUBES Raja Sitempang berjalan lancar dan sukses sesuai konsep Panitia. Amin

Adapun Peserta MUBES perwakilan dari sohe marga Raja Sitempang (Sitanggang, Sigalingging, Simanihuruk, Sidauruk), Penasehat, Pembina, DPW, DPD, BPH Punguan Raja Sitempang. Diperkirakan Peserta yang hadir 150 orang.

Ada pun tema yang dipilih pada MUBES ini adalah: MARSADA, MARSIHAHOLONGAN, MARSIURUPAN. 

KEGIATAN RUTIN DAN KUNJUNGAN KASIH KELUARGA MANIHURUK

Minggu, 23 November 2025.

Kegiatan Keluarga Manihuruk khususnya di Jabodetabek ada kegiatan yang sudah terjadwal tiap bulan. Namun demikian ada juga kegiatan yang tidak terjadwal seperti kunjungan Kasih kepada Keluarga yang mengalami dukacita karena Orangtua/Mertua meninggal dunia.

Maka sesuai kesepakatan yang telah ditetapkan bersama dalam AD/ART Punguan, maka Punguan wajib menyerahkan tali kasih sebagai pengganti karangan bunga.

Ada pun Keluarga yang dikunjungi oleh Pengurus dan atau yang diwakilkan antara lain;

  1. Kel. P. Manihuruk/br. Simanjuntak (Am. Franky) – Wilayah Pondokgede/Arisan Op. Landit dimana Orangtua/Mertua mereka; Inang Almh. Op. Mastiur Boru Silitonga (96 Tahun) meninggal dunia 29 Oktober 2025 di Sipahutar.
  2. Kel. G. Manihuruk/br. Situmorang (Am. Calvin) – Wilayah Bekasi 1, sehubungan dengan Orangtua Mertua mereka meninggal dunia di Lumban Suhisuhi Pangururan Samosir.
  3. Kel. Inang Ny. P. Manihuruk br. Sihaloho (Opnisi Gwen Boru) – Wilayah Jakarta Timur 2, sehubungan dengan Orangtua meninggal di Huta Paropo Kabupaten Dairi Sumut.
  4. Dan pada kesempatan pertemuan tersebut juga.disampaikan hak Anggota bagi mereka telah sembuh dan pulih kembali kesehatan mereka setelah menjalani perawatan di RS.

Kiranya doa Kita Keluarga Manihuruk khususnya yang berada di Wilayah Jabodetabek tetap semangat dan tetap sehat walafiat. Amin

ULAON ADAT

Sabtu, 8 November 2025;

Pada hari Sabtu ini Keluarga Manihuruk secara bersamaan posisi adat menjadi Hulahula berdasarkan sumber media sosial dan Kalender Adat.

Adapun kegiatan dimaksud antara lain;

  1. Jabodetabek; Keluarga Hutagaol dan marga Sinaga, sebagai pihak par Boru. Hulahula ni Suhut par Boru adalah marga Manihuruk. Ada pun bolahan amak/Tuan Rumah adalah Suhut par Anak, marga Hutagaol. Dalam bahasa Adat disebut ulaon Taruhon Jual, artinya pihak par Boru, bersama Hulahula dan Tulang datang ke rumah pihak par Anak di Gedung Tonggo Raja Joglo Jakarta Barat.

    Gedung Tonggo Raja Jakarta Barat

  2. Masih di Jabodetabek yaitu Pesta Adat antara Keluarga Sirait dan marga Malau,Suhut par Boru. Manihuruk dengan posisi adat adalah sebagai Hulahula Namarhaha Maranggi. Tempat pesta di Gedung Graha Delima Kalimalang Kota Bekasi.

    Gedung Delima Kalimalang Kota Bekasi

  3. Di luar Jabodetabek tepatnya di Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Marga Manihuruk sebagai Hulahula ni Suhut par Boru, marga Sirait. Tempat pesta di Gedung PGRI Indramayu.

    Gedung PGRI Indramayu Jawa Barat

Dengan ini Tim Admin menyampaikan kepada Keluarga Baru Semoga Keluarga Baru menjadi Keluarga kebanggaan di masing-masing Keluarga dan tetap harmonis sampai Saurmatua.

#manihuruk1, motto; salam 3M; yel-yel; . Manihuruk; satu Hati, Manihuruk satu jiwa, Manihuruk SATU