ADAT SULANG-SULANG PAHOMPU

Sabtu, 27 Mei 2023;

Ulaon Adat Sulang-Sulang Pahompu merupakan solusi adat yang tertunda karena hal tertentu ketika pemberkatan nikah tidak dilanjutkan dengan adat pernikahan sesuai Adat Batak Toba. Hal ini boleh terjadi karena ketika pemberkatan nikah ada pihak tidak setuju, ada juga faktor pembiayaan dll. Sehingga boleh dikatakan dalam Keluarga Baru tersebut termasuk kategori PAJOLO HOLONG PAPUDI ADAT.

Demikian yang terjadi kepada Keluarga Baru Ariston Napitupulu dengan Saskia Putri Aldiani Ronauli boru Manihuruk, dimana Saskia berasal dari Minang. Dalam kaitan inilah sebelum pasahat adat Sulang Sulang Pahompu terlebih dulu dilaksanakan adat MANGAIN BORU/mengangkat marga supaya boleh dilaksanakan adat Batak Toba, dimana pelaksana adat harus punya MARGA.

Suhut par Boru, Erik P Manihuruk/br. Sihaloho (Ap. Jessica) – Kranji Kota Bekasi dan Suhut par Anak Arnold Napitupulu/Risna br. Manihuruk (Am. Ariston) Jatinegara Jakarta Timur.

KELUARGA MANIHURUK JABODETABEK

Pantaslah kita bersyukur atas berkat Tuhan atas jawaban doa kita, bahwa masa pandemi Covied 19 sudah lenyap dari muka bumi ini. Dan jangan lupa tetap dibawakan dalam doa kiranya virus Covied 19 tidak muncul lagi ke permukaan bumi ini., sehingga kita bebas melakukan aktivitas dengan tata muka. Seperti kegiatan Keluarga Manihuruk Jabodetabek sudah mulai lagi mengadakan pertemuan dengan tatap muka.

Mulai Kamis, 18 Mei 2023 Punguan bersama Wilayah Jakarta Timur 1 dan Arisan Turbayo berkunjung kepada Keluarga J. Rajagukguk/br. Manihuruk (Am. Felicia) – Tipar Cakung Jakarta Timur berkaitan dengan meninggalnya Orangtua mereka pada minggu-minggu kemarin di Kota Jambi. Seperti biasanya setelah selesai menyampaikan kata-kata penghiburan, maka Pengurus menyampaikan hak mereka sesuai AD/ART dengan harapan Keluarga yang ditinggal Almh semakin semangat cepat terhibur.

Pengurus Pusat dan Wilayah menyerahkan hak Anggota berupa uang duka.

Dan kegiatan berikutnya adalah kunjungan kasih kepada Keluarga Ny. Toyo Sitorus br. Manihuruk (Nai Shela) di Tipar Cakung Jakarta Timur, dimana pada awal Mei 2023 Amang Toyo Sitorus (46 Tahun) telah berpulang ke rumah Bapa di Surga di P. Siantar, saat sedang berkunjung ke Tigadolok Kab. Simalungun SUMUT.

Pengurus Wilayah, Ap. Weldo menyerahkan uang duka dan ganti ilu manetek.

Sesuai maksud dan tujuan kunjungan Keluarga Manihuruk secara bergantian menyampaikan kata-kata penghiburan dan diakhiri oleh Pengurus Wilayah dan Pusat dengan menyampaikan hak Anggota sesuai AD/ART Penguan berupa uang duka dan sebagai pengganti ilu manetek turut berdukacita dari Keluarga Besar Manihuruk Jabodetabek melalui media WhatsApp/GroupWA telah terkumpul sejumlah uang untuk diteruskan kepada Keluarga yang berdukacita dengan harapan kiranya Keluarga yang ditinggal Alm. cepat terhibur dan semakin semangat melakukan aktivitas masing-masing sehari-harinya.

Kegiatan kewilayahan lainnya ada Wilayah Jakarta Timur Dua. Termotivasi dengan wilayah – wilayah lainnya yang terlebih dahulu memulai kegiatan bulanannya seperti kegiata arisan, gathering Keluarga ke luar Kota, Puncak maka Wilayah Jakarta Timur Dua belum terlambat untuk memulai dan merancang kegiatan kewilayahan pada masa yang akan datang, dengan dasar seperti orang-orang tua bilang, lebih baik terlambat daripada tidak berbuat sama sekali.

Sedang menyusun agenda kegiatan kewilayahan.

Pertemuan pertama dilaksanakan di kediaman Amang Ketua Wilayah Jakarta Timur Dua, Saidin Manihuruk, M. Pd/br. Sipahutar (Am. Allfrisky) di Ciracas Jakarta Timur. Untuk itu Kami sangat mendukung kegiatan yang telah disepakati bersama oleh Pengurus Wilayah Jakarta Timur bersama Anggota. Semoga lancar dan sukses serta makin solid hubungan antar Anggota Punguan. Amin

KUNJUNGAN KASIH KARENA BERDUKA

Minggu, 14 Mei 2023;

Keluarga Manihuruk bersama Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere (Punguan PRSBB) Jabodetabek, Wilayah Jakarta Timur 1 dan Arisan Keluarga mengadakan kunjungan kasih berkaitan dengan kepergian Amang Saljaik Manihuruk (Am. Okta) untuk selamanya bersama Bapa di surga.

Penyerahan Kewajiban Punguan

Melalui acara tersebut Keluarga Manihuruk bersama Boru menyampaikan kata-kata penghiburan kepada Keluarga yang ditinggal; Inang Nai Okta br. Situngkir bersama 4 orang anak-anak yang masih duduk di bangku kuliah dan sekolah menengah. Kiranya dengan kehadiran Punguan, Keluarga dapat terhibur dan kembali semangat memulai kegiatan masing-masing dengan suasana baru. Tetap saling mendukung satu dengan yang lain. Dan sebagai kepedulian Keluarga Manihuruk, melalui Punguan menyerahkan hak Anggota dan sekaligus juga menggenapi ilu manetek  yang sebagai telah diserahkan ketika acara adat menuju pemakaman.

Keluarga Mangampu