Kegiatan Adat Dan Kunjungan Kasih

Redi

Minggu, 20 Desember 2020 Pengurus Punguan PRSBB Jabodetabek disibukkan dengan kegiatan adat dan kunjungan kasih. Kegiatan adat berlangsung di outdoor yaitu Taman Wiladatika Cibubur Jakarta Timur, tidak seperti biasanya di ruangan tertutup. Sebelum acara Patua Hata Marhusip, terlebih dahulu melakukan acara patampe marga karena calon Pengantin pria bukan orang Batak. Setelah Natuatua Manihuruk menerima dan mensyahkan Redi Kurniawan menjadi anak kedua dari Orangtua (baru); R. Manihuruk/br. Naibaho (Ap. Grace) melalui proses tahapan antara lain; menyuapi dan memberikan minum anak baru lahir langsung besar dan diulosi lalu digendong. Resmilah dan sah menjadi Redi Kurniawan Manihuruk. Proses berikutnya Redi mohon doa restu kepada Tulangnya marga Naibaho.

Redi, begitu dia dipanggil dalam pergaulan sehari-hari, sudah mempunyai marga, maka acara adat berikutnya Patua Hata Marhusip; antara Keluarga Manihuruk dengan marga Sihaloho, Orangtua calon Pengantin wanita, boleh dilanjutkan, dengan materi ; merancang dan mempersiapkan rencana pesta unjuk/pernikahan dalam Adat Batak Toba. Atau boleh dikatakan pembagian tugas pada resepsi dan adat. Atau pembagian tugas ini disebut Martonggoraja dan Marria Raja di kedua belah pihak SUHUT.

Sekjen Punguan; Am.Samuel

Kegiatan Punguan berikutnya; Kunjungan Kasih/mangapuli kepada Keluarga yang beberapa hari yang lalu berduka karena kepergian terkasih Amang Jago Tony Manihuruk (Ap. Maria) Ima nanihabaluhon ni Inang Erna Boru Sihaloho (Nai Maria) – Kramat Lontar Jakarta Pusat. Punguan PRSBB Jabodetabek bersama Keluarga Pomparan Op. Jaminta memberikan kata penghiburan dan doa, kiranya Tuhan selalu memberkati Keluarga yang ditinggal oleh Ap. Maria. Acara demi acara berlangsung lancar walaupun setiap mereka menyampaikan penghiburan selalu berderai air mata. Memang sampai saat ini terasa masih mimpi atas berpulangnya Ap. Maria ke rumah Bapa di Surga.

Hari yang sama juga Punguan mengadakan kunjungan Kasih kepada Keluarga; Amang Jadiaman Manihuruk (Op. Liora Doli) dan Abdi Nusantara Manihuruk, sehubungan dengan kepergian Isteri/Ibu tercinta; Martha Kacaribu (Op. Liora Boru) di kediaman Amang Op. Liora Doli di Cempaka Putih Jakarta Pusat. Dan pada kesempatan itu pula Punguan menyampaikan kewajiban kepada Keluarga Abdi Nusantara Manihuruk/br. Tobing, dimana tidak berapa lama dari di atas Mertua/Orangtua mereka telah berpulang ke rumah Bapa di Surga. Semoga dengan kunjungan Punguan PRSBB Jabodetabek dan Punguan Manihuruk Turbayo Paropo dapat terhibur dengan harapan merelakan kepergian orang terkasih dan tercinta Isteri/Orangtua.

Salam Sehat Penuh Berkat.

Rapat Terbatas Punguan

Minggu, 13 Desember 2020, di Sekretariat Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere (Punguan PRSBB) Jabodetabek; Jalan Prambanan Nomor 12 Menteng Jakarta Pusat, telah dilaksanakan rapat terbatas Pengurus Harian, setelah tertunda beberapa bulan gegara pandemi Covid-19 yang masih berkelanjutan. Dengan kondisi masa pandemi ini Pengurus harus melaksanakan dan mem-finalisasi AD/ART dengan ketentuan tetap mengikuti Protokol Kesehatan, salah satunya agar menghindari kerumunan orang. Dan itulah yang menjadi pertimbangan rapat terbatas, membatasi Peserta Rapat. Rapat dimulai pukul 13.00 WIB dan selesai pukul 18.00 WIB.

Dokumentasi Rapat, Klik

Kunjungan Kasih

Sabtu, 12 Desember 2020 Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere Jabodetabek mengadakan kunjungan kasih kepada Keluarga W. Manihuruk/br. Sianipar (Bp. Tasya), sehubungan beberapa hari yang lalu Orangtua tercinta telah dipanggil Tuhan ke pangkuannya. Dan bersamaan juga pada hari yang sama Punguan juga mengunjungi Keluarga Sy. Nainggolan/br. Sirait (Ap. Erisa), dimana pada hari sebelumnya ada Anggota Keluarga menjalani perawatan. Punguan mengharapkan kiranya dapat terhibur bagi Keluarga yg berduka dan bagi Anggota Keluarga Nainggolan semakin sehat jauh dari penyakit. Walau kunjungan tersebut dikoordinasikan dengan Pomparan sian Ompungta, Op. Asal, mengingat situasi saat ini masa pandemi.

Untuk itu mari kita berdoa bersama kiranya pandemi Covid-19 ini segera berlalu dari muka bumi NKRI ini. Sehingga dengan demikian jadual kunjungan Kasih dapat dilaksanakan tepat waktu dan tepat sasaran.