MARTUMPOL MASA AKB

Perlahan-lahan kegiatan sosial yang sifatnya mengumpulkan orang di suatu tempat seperti kegiatan adat antara lain; Marhusip Martumpol sebagai awal kegiatan adat Batak, sudah mulai menyesuaikan dengan Tata Laksana Adat Batak Toba yang telah disusun oleh LABB. Artinya pesta dilaksanakan harus tetap mengikuti Protokol Kesehatan.

Hari ini  Jumat, 16  Oktober 2020 di Gereja HKBP Dame Helvetia Medan juga sudah mulai mempersiapkan diri untuk mengadakan Pesta unjuk, yang diawali dengan Martumpol. Adapun nama Calon Pengantin; Septian Manihuruk dengan September Berliana br. Sihombing. Suhut par Anak : Jason Manihuruk/br. Situngkir (Ap. Andi), Ketua Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere Kota (Punguan PRSBB) Medan. Semoga acara selanjutnya lancar sesuai rencana kedua Bonahasuhuton.

Kunjungan Kasih

Kunjungan kasih kepada Anggota Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere (Punguan PRSBB) Jabodetabek, yang diwakili masing-masing Ketua Wilayah dan Koordinator Arisan telah menyampaikan kewajiban Punguan sesuai AD/ART.

Adapun Keluarga yang dikunjungi adalah;

  1. Waldison Manihuruk/br. Sipayung (Am. Welpri – Wilayah Jakarta Timur 2) sudah pulih kesehatannya setelah menjalani perawatan di RS PON Cawang Jakarta Timur.
  2. Ap. Regina Manihuruk/br. Sihaloho – Wilayah Jakarta Timur 2, setelah Regina br. Manihuruk sudah pulih kesehatannya melalui perawatan di RS.
  3. Am. Alvin Manihuruk/br. Sinabutar – Wilayah Bekasi, saat ini rawat jalan di rumah.

Keluarga Besar Manihuruk, khususnya yang berdomisili di Wilayah Jabodetabek mendoakan kiranya semakin pulih kesehatannya dan bagi yang masih menjalani perawatan cepat sembuh dari penyakit yang dideritanya. Tuhan memberkati. Amin

Pengurus menyerahkan kewajiban Punguan kepada Keluarga Am. Regina Manihuruk/br. Sihaloho

Koordinator Arisan menyerahkan kewajiban Pengurus kepada Keluarga Am. Alvin Manihuruk/br. Sinabutar

Pengurus menyerahkan kewajiban Punguan kepada Keluarga Waldison Manihuruk/br. Sipayung (Am. Wempri)

Adat Sulang-sulang Pahompu

IMG-20200314-WA0124

Sabtu, 14 Maret 2020 di Gedung Graha Cibening Kota Bekasi, telah berlangsung adat Batak Sulang sulang Pahompu, sebagai solusi adat pernikahan, bagi Keluarga baru setelah pemberkatan tidak dilanjutkan dengan Adat pernikahan, atau dlm istilah sehari-hari dpt dikategorikan kawin lari. Jd dalam adat Batak Toba selalu ada solusi jika tidak dapat diaksanakan Dalin Na Tolu. Hal tersebut terjadi bagi Keluarga Tunggul Natalius Hanandyo Manihuruk (Bp. Jasmine) dgn Tarenta Vinsa Claudia br. Sihaloho (setelah di-ain/diangkat menjadi Boru Sihaloho)

IMG-20200314-WA0146