Pariban Dari Yogyakarta

Pemberkatan di Gereja Katedral Jakarta

Sesuai kalender Adat Keluarga Manihuruk (Jabodetabek), yaitu tanggal 25 November 2022 pemberkatan nikah Kudus Fernando Murtono Manihuruk dengan Eleonora boru Sihaloho di Gereja Katedral Jakarta Pusat. Dan acara adat dilanjutkan esok harinya Sabtu, 26 November 2022 di Hotel678 Cawang Jakarta Timur.

Tentu menjadi pertanyaan. Mengapa acara pemberkatan dengan penyelenggaraan adat pernikahan terjeda(?). Dimana seyogianya setelah pemberkatan nikah langsung berlanjut ke acara adat pernikahan pada hari yang sama. Hal tersebut terjadi karena kedua mempelai menghendaki pemberkatan mereka di Gereja Katedral Jakarta Pusat. Mengingat kegiatan pastoral pada hari Sabtu sangat padat maka pemberkatan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 25 November 2022.

Eleonora Marsha Lita ketika diangkat menjadi Boru Sihaloho

Pengantin Wanita boleh dikatakan anak sorang magodang, baru lahir dewasa versi Tapanuli, karena dia dapat jodoh orang Batak, dimana setiap pernikahan Batak setelah diberkati akan  dilanjutkan dengan acara adat istiadat pernikahan Batak Toba. Penyelenggaraan Adat Batak Toba,  kedua mempelai harus punya marga. Dengan demikian calon Pengantin Perempuan terlebih dahulu diangkat menjadi orang Batak dengan marga sama dengan marga calon mertuanya yang perempuan, yaitu Boru SIHALOHO. Dalam bahasa Adat disebut MANGAIN, sebagai solusi jika orang Batak mendapat jodoh beda suku. Dengan demikian kedua mempelai sudah lengkap memiliki marga yaitu: Fernando Murtono Manihuruk dengan Eleonora Marsha Lita Boru Sihaloho. 

Untuk itu dalam prosesi adat pada pernikahan Batak Toba sudah terpenuhi karena Suhut par Anak marga Manihuruk dan Suhut par Boru marga Sihaloho dengan menghadirkan Hulahula dan Tulang masing-masing kedua Suhut serta Parhobas/Boru-Bere mereka masing-masing, itulah Peserta Pesta Adat. Pernikahan ini termasuk kategori mangalap Boru ni Tulang yaitu PARIBAN, sehingga ketika bicara materi adat tidak lagi disebut marhata Sinamot melainkan Marsuhat ni Ampang tanpa menyebut nominal uang yang akan diserahkan (MAHAR) oleh Suhut par Anak marga Manihuruk kepada Hulahula marga Sihaloho, sebagai par Suhut par Boru. Alasannya karena kedua belah pihak Suhut masih Keluarga dekat. Inilah yang disebut Mangalap Boru ni Tulang, PARIBAN.

Jika mangalap Boru ni Tulang dapat dikatakan bagi par Anak  tidak menambah hubungan kekerabatan baru dengan marga yang lain.

Pasahat Ampang kepada par Boru

Par Boru, St. B. Sihaloho/br. Sihombing (Ap. Gospel) pasahat Ulos Hela.

Suhut par Anak: Kel. Markus Manihuruk/Elisabeth Demia br Sihaloho (Am. Imelda) – Cengkareng Jakarta Barat.

Suhut par Boru : Pangintubu Drs. Albertus Magnus Soehartono Ibu Ignatia Marsanti – DI Yogyakarta, na dipaampuhon kepada Kel.St. Drs. B. Sihaloho/N. br. Sihombing (Ap. Gospel) – Perumahan Bekasi Timur Regency Kota Bekasi

Satu Hari Di Lima Lokasi

Sabtu, 19 November 2022; Kegiatan Keluarga Manihuruk khususnya di Jabodetabek ada 5 lokasi; 1). Gedung Sima Kranggan Jatisampurna Kota Bekasi 2). Gereja HKBP Jatisampurna. 3). Gedung Edelweis Karawaci Tangerang 4). Gedung Mulia Jakarta Timur 5). Gedung Delima Kota Bekasi.

Bersama Pengurus Wilayah Bogor

Pasahat Ulos Punguan PRSBB Jabodetabek

1). Gedung Sima Kranggan Jatisampurna Kota Bekasi antara Manihuruk dengan marga Manurung par Anak. Pemberkatan dan peneguhan nikah Kudus Apul Leon Manurung dengan Maisaroh br. Manihuruk di GPdI Tiberias Bogor. Lalu pelaksanaan adat istiadat pernikahan Batak Toba dilanjutkan di Gedung SIMA Kranggan Kota Bekasi. Acara lancar dan cukup meriah. Walaupun Peserta pesta dari kalangan keluarga Manihuruk terbagi 4. Acara berakhir pukul 16.30 WIB.

Suhut par Boru: Kel. Elimar Manihuruk/br. Sihotang – Jambi dan K. Manihuruk, SKM/Nuriah br Silalahi (Op. Shevania) – Pondokgede.

Suhut par Anak; Keluarga Ramal Manurung/Berliana Lisken br. Sirait Cilebut Timur Kabupaten Bogor.

2). Kegiatan di Gereja HKBP Jatisampurna adalah Partumpolon ni Elida br. Manihuruk dengan Clinton Sianturi. Setelah Partumpolon biasanya oleh kedua Suhut mengadakan pembagian tugas; Martonggo Raja dan atau Mar Ria Raja. Khusus Keluarga Manihuruk tidak mengadakan kegiatan tersebut, karena sudah dilakukan ketika Keluarga Sianturi berkunjung ke rumah Keluarga Suhut; M. Manihuruk/br. Sihaloho (Op. Elva) di Wisma Asri 1 Kota Bekasi. Semoga lancar dan sukses rencana pemberkatan dan pesta unjuk pada tanggal 03 Desember 2022 di Gedung SOPO GABE Harjamukti Cimanggis Kota Depok.

Bersama Ketua Punguan PRSBB Indonesia: Am. Tongam Manihuruk/br. Sihaloho

3). Gedung Edelweis Karawaci Tangerang, pesta unjuk May Rianto Marbun, S. Kep. Ners Duma Tiodora br Situngkir, A. Md. Kep, dimana Manihuruk dengan posisi Adat sebagai Hulahula yang dikoordinir oleh Ir. S. S Manihuruk/br. Sihaloho (Ap. Intan); Wakil Ketua 2 Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere Jabodetabek. Setelah konfirmasi kegiatan adat lancar dan sukses sesuai dengan konsep Suhut.

Suhut par Boru: Ramses Situngkir/Hotmar Lentina br. Manihuruk (Am. Siska) – Samosir. Suhut par Anak: P. R Marbun(+)/R. br. Sinambela – Kp. Dumpit Gandasari Kec. Jatiwung Tangerang Banten.

Bersama Bendahara Punguan PRSBB Jabodetabek: Ch. N. Marbun/br. Manihuruk (Am. Partogi, nomor 3 dari kiri)

4). Gedung Mulia Kebon Nanas Jakarta Timur; Manihuruk dengan posisi Adat sebagai Tulang dan Hulahula ni Namarhaha Maranggi dari Suhut marga Sipayung.

5). Gedung Delima Kota Bekasi; Manihuruk dengan posisi Adat sebagai Bona Tulang dari Suhut marga Sidabariba.

Suhut pasahathon Pinggan Panganan

Secara keseluruhan proses acara adat di kelima lokasi Gedung yang berbeda berjalan lancar dan sukses dimana cuaca sangat mendukung tidak hujan sepanjang hari.

Bagi Keluarga Baru: Selamat Menempuh Hidup Baru semoga Keluarga bahagia dan harmonis sampai Saurmatua.

Keluarga Baru

Immanuel Gultom dengan Nesya br. Manihuruk

Jum’at, 04 November 2022; Sesuai hasil kesepakatan ketika Patua Hata Marhusip antara Keluarga Manihuruk dengan marga Gultom pada tanggal 14 Oktober 2022 di Lapo Danau Toba Cikarang Barat Kabupaten Bekasi bahwa pelaksanaan pemberkatan nikah dan adat pernikahan Immanuel D Gultom dengan Nesya Tabita boru Manihuruk telah dilaksanakan.

Suhut par Boru

Pasahat Ulos Punguan

Setelah dimulai marsibuhabuhai pukul 08.00 WIB di rumah Suhut par Boru di Jalan Garuda Jatimulya Bekasi, acara dilanjutkan dengan pemberkatan nikah di Gereja Tiberias Indonesia. Dan setelah pemberkatan kegiatan Adat diselenggarakan di Graha Sintesa Jln. Inpres Rawa Lumbu Kota Bekasi yang dimulai pada pukul 11.30 WIB yang semula dijadwalkan pada pukul 11.00 WIB.

Mengingat bahwa par Boru dan par Anak berasal dari Huta yang berbeda dimana par Anak berasal dari Toba sementara par Boru dari Simalungun. Agar dalam pelaksanaannya terpenuhi unsur adat kedua belah pihak Suhut maka dalam pelaksanaannya semi adat Simalungun walaupun secara umum adalah Adat Toba. Dikatakan semi karena ketika menyambut kedatangan Tondong (Hulahula) ni par Boru, yang disebut mangalo-alo Sibiak Tondong dengan manurdukhon demban pangalo-aloan. Dan adat Simalungun berikutnya yaitu sebelum memulai acara adat marhata Adat terlebih dahulu Suhut par Boru pasahathon demban salpu mangan dan berikutnya jenis Ulos Hela dan Ulos Passamot keduanya ulos (hiou). Simalungun.

Suhut par Boru: Rikson Manihuruk/Sanjuniati br. Girsang – Kota Bekasi

Suhut par Anak : Retman Gultom, S. Pd/Jojor Simaremare, S. Pd – Bunturaja Sidikalang Dairi Sumatera Utara