Berita Duka

 

 

 

 

 

 

 

Rabu, 20 Oktober 2021 pukul 22.48 di RS Hermina Bitung Cikupa Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, telah berpulang ke rumah di Surga kekasih kita, Hela ni Manihuruk, St. Sahat Ebenezer Simanullang, SH, usia 54 tahun (Opnisi Petra Doli), na nihabaluhonni Roslinda br. Manihuruk, bukan karena Covid-19 setelah beberapa hari dirawat di Rumah Sakit. Rumah Duka : Perumahan Mekar Asri 2 Blok H5 Nomor 15 Cikupa Tangerang Banten.

Ulaon adat, Tonggoraja dilaksanakan Kamis, 21 Oktober 2021 pukul 19.00 WIB di rumah duka. Adapun Horong ni Hulahula dan Tulang antara lain : Tulang Raja Purba, Hulahula Raja Manihuruk, Bona Tunang Raja Sitorus dan Tulang Rorobot Raja Sinaga. Setelah Suhut Simanullang menyampaikan konsep adat parpudi ni Amang St. Sahat Ebenezer Simanullang, SH sepakat rumang ni Ulaon adat partuatna disebut dalam bahasa adat Sarimatua, setingkat di bawah Saurmatua, dengan pertimbangan karena anak Alm. masih ada yang belum menikah 2 orang lagi (SMA dan SD). Tulang pasahat Ulos parpudi, Ulos Saput dan Tujung dari Hulahula. Itulah adat Sarimatua. 

Maka adat Sarimatua dilaksanakan Jumat, 22 Oktober 2021 yang dimulai menerima Tulang Raja Purba pasahat Ulos Saput pada pukul 08.00 WIB dan dilanjutkan dengan Hulahula Raja Manihuruk pasahat Tujung.

Perwakilan Pengurus Punguan PRSBB Jabodetabek

Pengunjung yang melayat

Ulaon Adat Sarimatua

Anak2 Alm

Sesuai berita duka yang telah diposting di Group WhatsApp PRSBB Jabodetabek, bahwa Amang Usi Sagala – Opnisi Jemima/Am. Elita usia 72 tahun, (bukan karena Covied 19) namanghabulohon Ito boru Manihuruk nahinan, tinggal di Ciracas Jakarta Timur telah meninggal pada hari Minggu, 10 Oktober 2021 pukul 16.00 WIB dan jenazah disemayamkan di Rumah Duka RS UKI Cawang Jakarta Timur. Beliau meninggalkan anak dan 4 cucu.

Setelah dipastikan bahwa Alm meninggal bukan karena covied-19 maka pihak Keluarga boleh melaksanakan adat sebagaimana lazimnya adat Batak. Maka acara adat dimulai dari Tonggoraja/pangarapoton antara pihak Suhut marga Sagala dengan Tulang, Hulahula dari Alm. Usi Sagala pada hari Senin, 11 Oktober 2021 pukul 18.00 WIB di RD RS UKI Cawang Jakarta Timur dan hasil Tonggoraja menyepakati rumang ni Ulaon, jenis adat yang meninggal adalah Ulaon Adat Sarimatua, mengingat anak ke-3 belum menikah. Dan pelaksanaan adat Sarimatua pada Selasa, 12 Oktober 2021 dimulai pukul 09.00 WIB. Acara demi acara berjalan lancar sesuai rencana suhut da kesepakatan bersama Tulang dan Hulahula. Dokumentasi Video, Klik saja

Suhut Mangampu

Berita Duka Dan Pelantikan Pengurus Punguan

Sabtu, 9 Oktober 2021 merupakan hari bersedih bagi Keluarga Manihuruk, dimana Inang Ny. J. Situngkir br. Manihuruk – Op. Ias Boru, orang ketiga dipanggil Tuhan pada hari yang sama pada pukul 20.00 WIB di Kota Sidikalang, usia 77 tahun. Dengan ini kami menyampaikan turut berdukacita semoga Keluarga tabah dan cepat terhibur. Rumah di Jln. Trikora Kota Sidikalang Kabupaten Dairi.

Perwakilan dari Simanihuruk

Minggu, 10 Oktober 2021 telah dilangsungkan acara pelantikan Pengurus Punguan Pomparan Raja Sitempang Indonesia periode: 2021 – 2025. Adapun Tarombo Raja Sitempang Anak ni Raja Naiambaton telah dibuat Buku, yang disusun oleh Amang Bachtiar Sitanggang, SH dan BrigJen Pol ( Purn) Antonius Sitanggang. Bahwa Raja Sitempang adalah anak dari SORBA DIJULU (RAJA NAIAMBATON). Anak ni Raja Sitempang ada 1. Raja Hatorusan dan 2. Raja Natanggang (Raja Pangururan) dan Raja Pangururan mempunyai 3 orang anak yaitu; 1. Raja Panukkunan 2. Raja Pangadatan 3. Raja Panguluoloan (Sigalingging). Lalu yang menjadi pertanyaan, marga Simanihuruk dan Sidauruk berasal dari mana. Raja Pangadatan anaknya 3; Raja Lipan, Raja Upar dan Raja Silo. Anak dari Raja Silo ; Sitanggang Silo, Raja Simanihuruk dan Raja Sidauruk.

Pelantikan Pengurus Punguan Pomparan Raja Sitempang Indonesia hari telah ditetapkan Amang St. Dr. Eduard Sigalingging, sebagai Ketua Umum.