BERDUKA LAGI

Minggu, 11 Januari 2026

Keluarga Manihuruk berduka lagi di mana hari yang sama 2 orang telah berpulang menuju rumah Bapa di surga;

  1. Inang :Agnes Warsiti Br.Situmorang (Op.Raja Boru)
    Tutup Usia: 73 Tahun.
    Minggu, 11 Januari 2026
    Jam.16.48 WIB
    di RS.Polri Kramat Jati Jakarta Timur.namanghabaluhon: Op. Raja Manihuruk Doli nahinan.Alamat Rumah Duka:
    SOPO GABE
    Jl.Dahlan Raya Kp.Baru No.1 Harjamukti, Cimanggis Depok.Almarhumah adalah Orangtua/Mertua dari:
    1. Kel.Let Kol CKM dr.H.Manihuruk/ Br. Rajagukguk (Ap.Raja) Wilayah Bogor.
    2. Kel.K.Purba/Br. Manihuruk ( Ap.Alma) Wilayah Jakarta Selatan). Acara Tonggo Raja:
    Hari : Senin
    Tgl. : 12 Januari 2026
    Pukul : 19.00 WIB
    Ulaon Adat :
    Hari : Rabu
    Tgl : 13 Januari 2027Sumber Info:
    P. Manihuruk/ Br.Sihombing (Op. nisi Glow/Ap. Weldo)
  2. Inang :
    Bunganur Br. Situmorang (Op.Andre Boru)
    Tutup Usia: 81 Tahun.
    Minggu, 11 Januari 2026
    Pukul: 13.00 WIB.
    di Tigabodai Lumban Suhisuhi Samosir.
    namanghabaluhon: Amang Tumpak Manihuruk (Op. Andre Doli), nahinan. Alamat Rumah Duka:
    Tiga Bodai Lumban Suhisuhi
    Samosir
    Acara Tonggo Raja:
    Hari : Rabu
    Tgl. : 14 Januari 2026
    Ulaon Adat :
    Hari : Kamis
    Tgl : 15 Januari 2026 Sumber Info:
    J.Manihuruk/Br.Situmorang (Ap.Erna) – Lumban Suhisuhi Samosir.

Dengan ini Keluarga Manihuruk melalui Punguan Pomparan Raja Simanihuruk Boru Bere (Punguan PRSBB) Indonesia turut berdukacita semoga Keluarga tabah dan cepat terhibur jala sai dipargogoi Tuhan ma Keluarga asa margogo nasida patupahon ulaon adat partuatna songon dalan nasida pasangaphon Natorana.

BERITA DUKACITA

Rabu, 07 Januari 2026

Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Artinya semua yang terjadi di alam semesta ini sudah rancangan Sang Pencipta.

Hari ini di lingkungan Keluarga Manihuruk ada 2 kejadian duka secara bersamaan dalam hari yang sama, satu Keluarga di Jabodetabek dan satu lagi keluarga dari Medan yang sedang menjalani pengobatan di Jakarta.

  1. Alm. Alex Cido Manihuruk, status dolidoli/remaja tutup usia 47 tahun meninggal karena sudah lama sakit. Alm.adalah putra pertama dari Drs. Togar Manihuruk (+)/Masta br. Nainggolan (Nai Alex) – tinggal di Cimanggis Kota Depok. Alm.dikebumikan pada hari Kamis, 8 Januari 2026.
  2. Almh. Inang Nurmi Boru Girsang (Op. Edwin Boru), tutup usia 89 tahun, namanghabaluhon Op. Edwin Manihuruk nahinan. Almh sedang menjalani perawatan di RS Harapan Kita Jakarta Barat. Namun itulah usaha manusia, sebab ada tertulis; “rancangan-Ku bukanlah rancanganmu dan jalanmu bukanlah jalan-Ku”. Jenazah langsung diterbangkan ke Rumah Duka: Jalan Santun Teladan Kota Medan Sumatera Utara, setelah sejenak disemayamkan di Rumah Duka RS Harapan Kita Jakarta Barat, sebelum diterbangkan ke Kota Medan.

Dengan ini atas nama Admin, menyampaikan turut berdukacita semoga Keluarga tabah dan cepat terhibur. Tuhan Yesus Memberkati. Amin

ADAT SAURMATUA

Saurmatua adalah sebutan tingkat kematian bagi suku Tapanuli, Batak Toba. Tingkat ini merupakan idaman bagi keluarga Batak Toba sebelum ke tingkat kematian MAULI BULUNG, yang lebih diidamkan lagi, dimana keturunan yang meninggal dilengkapi lagi dengan cicit (marnini marnono).

Lalu apa kriteria kedua tingkat kematian yang telah disebutkan di atas. Disebutkan Saurmatua, merupakan jawaban doa Keluarga ketika pemberkatan nikah dan adat pernikahan Batak Toba, dimana dalam doa permohonan dimaksud agar keluarga baru kelak akan memiliki keturunan anak lakilaki dan perempuan serta cucu dari Anak-anaknya, dalam bahasa adat; titir maranak marboru, jala marhompu sian Anak marhompu sian Boru.

Tingkat kematian dan riwayat Keluarga sebagai mana disebutkan di atas telah terpenuhinya syarat untuk kematian bagi Almh. Inang Resi Seriana Boru Sagala, SAURMATUA na nihabaluhon ni Amang St. Gojok Parlindungan Simanihuruk (Op. Rey/Am. Oscar) tinggal di Tanah Kusir Jakarta Selatan.

Maka setelah diadakan rapat, Tonggoraja pihak Hulahula dan Tulang sudah sepakat bahwa adat Parpudi ni Op. Rey Boru; disebut SAURMATUA. Didukung dengan keturunannya; 4 anak laki-laki dan 1 perempuan, sehingga jumlah keturunannya 5×2 (Anak Parumaen), cucu 8 orang, maka Pomparannya berjumlah: 18 orang.

SUHUT MANGAMPU

Acara adat saurmatua dilaksanakan pada hari Jumat, 25 Desember 2025 bersamaan pada hari Natal. Sehingga sangat terasa sekali sukacita Natal yang tampak dalam pelaksanaan adat tersebut. Artinya acara demi acara mengalir sesuai konsep yang telah disepakati bersama ketika rapat (Tonggoraja)

Almh. Op. Rey Boru dimakamkan di tempat peristirahatannya yang terakhir di San Diego Hills Park Memorial Karawang Jawa Barat.

Jujur Ngolu/Riwayat Hidup Almh. dengan meng-KLIK

Atas nama Admin menyampaikan semoga Op. Rey Boru tenang jiwanya bersama Bapa di Sorga. Amin