ULAON ADAT

Sabtu, 8 November 2025;

Pada hari Sabtu ini Keluarga Manihuruk secara bersamaan posisi adat menjadi Hulahula berdasarkan sumber media sosial dan Kalender Adat.

Adapun kegiatan dimaksud antara lain;

  1. Jabodetabek; Keluarga Hutagaol dan marga Sinaga, sebagai pihak par Boru. Hulahula ni Suhut par Boru adalah marga Manihuruk. Ada pun bolahan amak/Tuan Rumah adalah Suhut par Anak, marga Hutagaol. Dalam bahasa Adat disebut ulaon Taruhon Jual, artinya pihak par Boru, bersama Hulahula dan Tulang datang ke rumah pihak par Anak di Gedung Tonggo Raja Joglo Jakarta Barat.

    Gedung Tonggo Raja Jakarta Barat

  2. Masih di Jabodetabek yaitu Pesta Adat antara Keluarga Sirait dan marga Malau,Suhut par Boru. Manihuruk dengan posisi adat adalah sebagai Hulahula Namarhaha Maranggi. Tempat pesta di Gedung Graha Delima Kalimalang Kota Bekasi.

    Gedung Delima Kalimalang Kota Bekasi

  3. Di luar Jabodetabek tepatnya di Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Marga Manihuruk sebagai Hulahula ni Suhut par Boru, marga Sirait. Tempat pesta di Gedung PGRI Indramayu.

    Gedung PGRI Indramayu Jawa Barat

Dengan ini Tim Admin menyampaikan kepada Keluarga Baru Semoga Keluarga Baru menjadi Keluarga kebanggaan di masing-masing Keluarga dan tetap harmonis sampai Saurmatua.

#manihuruk1, motto; salam 3M; yel-yel; . Manihuruk; satu Hati, Manihuruk satu jiwa, Manihuruk SATU

ADAT TERTUNDA

Sabtu, 14 Juni 2025

Bertempat di Aula Gereja HKBP Papan Mas Tambun Kabupaten Bekasi sebagai sikkat ni bagas Marga Pasaribu selaku pihak par Boru telah menerima kedatangan marga Manihuruk yang telah mengakui kekurangannya dalam hal adat. Sebagaimana kata para leluhur; pajolo hilong papudi uhum. Artinya karena sesuatu hal terjadi Keluarga Baru tanpa melalui proses Adat seperti yang dipesankan oleh Leluhur Kita, Ompungta na parjolo martukkothon siala gundi, adat nanipungka ni Ompungta na parjoloi, paihut-ihutan ni sundut (baca: generasi muda) na parpudi.

Jadi pasahat Adat Sulang-Sulang Pahompu merupakan solusi terhadap adat yang tertunda. Keluarga kedua belah pihak, khususnya Keluarga Pasaribu telah memaafkan marga Manihuruk atas tertundanya bayar adat yang tertunda tersebut.

Pelaksanaan adat pasahat Sulang-Sulang Pahompu telah sepakat pada medio Juli 2025. Dalam hal ini tidak ada lagi sebutan mahar, Pasahat Sinamot, melainkan dengan sebutan Somba ni uhum somba ni adat pasahat Batu Sulang.

Adapun Keluarga Baru dalam hal adat adalah;

Keluarga Pdt. Jhon Seven Manihuruk, S. Th, M. Si/Widya Ningsih br. Pasaribu, BBA

Anak 3 orang;

  1. Jane Jocelyn br. Manihuruk
  2. Sebastian Judika Manihuruk
  3. Marybeth Eclesia br. Manihuruk.

Suhut: Ny. Pdt. T. Manihuruk br. Situmorang (Op. Ester Boru) – Kota Bekasi.

Suhut par Boru; St. Luhut Pasaribu (+)/Erni D. br. Sitompul (Op. Sherene) – Kp. Melayu Sukajadi Pekanbaru Provinsi Riau.

PESTA PERAK PUNGUAN MANIHURUK KOTA BATAM

Minggu, 16 Februari 2025.

Keluarga Manihuruk khususnya yang bermukim di Wilayah Kota Batam Dsk, bersepakat dan bersatu hati mengadakan kegiatan pesta Perak (HUT ke-25).

Tema dalam perayaan ini: “Hendaknya kita semua hidup dalam kesatuan hati, keselarasan dan kasih persaudaraan” (1 Petrus 3: 8).

Sub Tema: “Membangun Kesatuan Dan Kesiapan di era Globalisasi”.

Pada kesempatan pesta perak ini, Pengurus mengundang Keluarga Manihuruk yg pasif, agar bergabung ke Punguan.

Ketum Punguan PRSBB Indonesia, Amang Sahala Manihuruk/br. Sihaloho (Op. Lucia) menyerahkan Kesepakatan Bersama kepada Ketua Wilayah Punguan PRSBB Kota Batam.