DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA

Hari ini Indonesia merayakan hari kemerdekaan yang ke-76. Perayaan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Khusunya perayaan-perayaan di tingkat hunian, RT, RW dan Kecamatan. Hal ini dapat dimaklumi karena bertepatan dengan masa pandemi yang masih berkepanjangan. Namun demikian perayaan tetap hikmat, dengan harapan dan semangat “Terus maju bersama dalam menempuh jalan penuh tantangan, agar dapat mencapai masa depan yang lebih baik”. Dengan ini Keluarga Manihuruk menyampaikan Dirgahayu Republik Indonesia.

Sekali Merdeka,

Tetap Merdeka.

NKRI Harga Mati.

Berduka dan Berduka Lagi

Ada tertulis firman Allah; Roma 14; 8
“Sebab jika kita hidup,
kita hidup untuk Tuhan,
dan jika kita mati,
kita mati untuk Tuhan.
Jadi baik hidup atau mati,
kita adalah milik Tuhan”.

Markus Manihuruk, SH

Berita duka pertama pada tanggal 27 Juli 2021 datang dari Kota Buntok Barito Selatan Kalimantan Tengah;

Nunga marujung ngolu Amang Markus Manihuruk, SH – Op. Binsar/Am. Bonar, usia 66 tahun na ni habaluhon ni Inang (Boru Kalimantan) sadarion Selasa, 27 Juli 2021 di Buntok Kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah. Bukan karena Covid-19 melainkan karena diabetes yang sudah lama diderita.
Pemakaman dilaksanakan di di Buntok, sesuai kesepakatan Keluarga.
Alm. adalah mantan Kepala Dinas Perhubungan dan
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah.

Dan berita duka kedua pada hari yang sama datang dari Kota Medan;

OpDonny Boru

Nunga marujung ngolu Inang natahaholongi ima; Ny. J. Manihuruk/R. br. Nainggolan – Op. Donny Boru, usia 89 tahun Selasa, 27 Juli 2021 pukul 23.57 WIB.
Rumah Duka: Jln. Sei Batang Hari No. 74 Kota Medan Sumatera Utara.

Almh adalah Natoras ni A. Gurning/Murni br. Manihuruk – Op. Don Bosco – Depok

Keluarga Manihuruk Berduka Lagi

 

 

 

 

 

Sabtu, 24 Juli 2021 telah dilaksanakan pemakaman Catharina Jasinta br. Saragih Manihuruk, na nihabaluhon ni Taripar Parlinggoman Sianipar, karena menderita penyakit Cancer dan terpapar Covid 19. Meninggal hari Kamis, 22 Juli 2021 pukul 23.15 WIB di RS Medistra Mampang Jakarta Selatan. Catharina adalah Alumni SMA Budi Mulia P. Siantar Sumatera Utara Angkatan Tahun 1987 dan Orangtuanya sebagai Guru SMA Budi Mulia dengan mengajarkan Fisika. Karena pemakaman harus mengikuti Prokes Covid 19 maka Alumni memfasilitasi dengan Zoom mulai Ibadah sampai acara Keluarga dan Mangampu dari Keluarga Sianipar. Ibadah dipimpin oleh Parhalado HKBP Parung Panjang Kabupaten Bogor Jawa Barat. Peserta media Zoom tersebut bukan hanya Alumni saja yang bisa mengikuti prosesi pemakaman, melainkan Keluarga dari luar Jabodetabek ikut serta dalam acara Zoom secara langsung, antara lain Keluarga yang dari Jambi (Blasius, Pak Bona), Kalimantan (Robert, Pak Yogo), Sulawesi (Reni, Mama Paulus), Balige (Bp. Binsar Siahaan) dan daerah lain yang mengikuti Zoom tersebut.

Untuk itu pantaslah kita apresiasi Alumni SMA Budi Mulai P. Siantar atas atensinya kepada Keluarga khususnya marga Sianipar dan Manihuruk. Dan sekali lagi terimakasih para Alumni dan Salut.

Catharina dan Suami

Almh Catharina meninggalkan 5 orang anak; Ucha, Nadine, Kezia, Easter, Abraham bersama Ayah tercinta, Taripar Parlinggoman Sianipar. Kiranya Tuhan Yesus menyertai Keluarga. Tuhan memberkati. Amin. DokVideo dengan Klik di sini.